Rabu, 28 Februari 2024

Kantor Pinjol di Sleman Digerebek Polisi, 83 Debt Collector Diamankan

Murianews
Jumat, 15 Oktober 2021 11:10:20
Polda Jabar gerebek kantor pinjol ilegal di Yogyakarta. (Istimewa)
[caption id="attachment_246008" align="alignleft" width="880"] Polda Jabar gerebek kantor pinjol ilegal di Yogyakarta. (Istimewa)[/caption] MURIANEWS, Yogyakarta - Polda Jawa Barat bekerjasama dengan Polda DIY menggerebek kantor Pinjaman Online (Pinjol) ilegal di sebuah ruko lantai 3 Jalan Prof Herman Yohanes, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY. Penggerebekan dilakukan Kamis (14/10/2021) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Dalam penggerebekan tersebut sebanyak 83 orang debt collector diamankan. Baca: Warga Boyolali Terjerat Pinjaman Online, Utang Rp 900 Ribu Bayar Rp 75 Juta Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes Arief Rahman menjelaskan, penggerebekan ini berawal dari laporan salah satu korban berinisial TM yang membuat laporan tiga hari lalu. "Yang bersangkutan dirawat di rumah sakit karena depresi dengan tindakan-tindakan penekanan yang tidak manusiawi dari pinjaman online tersebut," ujarnya seperti dikutip Kompas.com, Kamis (14/10/2021) malam. Berdasarkan kejadian tersebut, Polda Jabar bersama Ditreskrimsus Polda DIY dan penyelidikan terhadap kantor tersebut. Baca: 32 Karyawan Diamankan, Saat Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Tangerang "Hasil kerja sama dengan Ditreskrimsus Polda DIY dan penyelidikan terhadap kantor tersebut, tim mendapatkan sebuah fakta bahwa benar adanya penyelenggaraan penagihan pinjaman online," ungkapnya seperti dikutip Detik.com. Arief menuturkan perusahaan pinjol ilegal tersebut menjalankan 23 aplikasi pinjol ilegal. Ke-23 aplikasi tersebut diketahui tak terdaftar di OJK. "Ini kegiatan mereka lintas daerah," tuturnya. Arief menuturkan dari pengungkapan tersebut, polisi berhasil menemukan 83 orang yang diduga sebagai debt collector online. 83 orang tersebut saat ini tengah diamankan. Baca: Kantor Pinjol yang Digerebek Polisi di Tangerang Bergerak di Jasa Collector "(Puluhan orang yang diamankan) masih dalam proses pemeriksaan di tempat bekerja sama dengan Ditreskrimsus Polda DIY," kata Arief. Polisi juga turut menyita barang bukti berupa 105 ponsel yang digunakan untuk penagihan dan juga 105 PC dan laptop yang digunakan juga untuk aktivitas pinjol ilegal.   Penulis: Supriyadi Editor: Supriyadi Sumber: Kompas.com, Detik.com

Baca Juga

Komentar