Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Aplikasi milik Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah itu bisa digunakan pemudik untuk memandu serta membantu para pemudik.

Melalui aplikasi itu, masyarakat bisa langsung chit chat dan ada visualisasisnya sehingga masyarakat bisa melihat langsung,” terangnya.

Menurut dia, melalui aplikasi itu, pemudik bisa mengakses seluruh informasi tentang jalan raya di Jateng. Termasuk mengenai kondisi terbaru melalui rekaman CCTV.

”Sehingga jalur-jalur di Jateng bisa terpantau secara real time, sehingga masyarakat bisa memilih beberapa alternatif," ujarnya.

Berbagai layanan yang tersedia pada aplikasi tersebut. Seperti fasilitas live streaming, sosial media, CCTV sampai nomor pengaduan. Bahkan untuk CCTV ada 23 titik yang tersebar dari persimpangan Ajibarang, Banyumas, Kaliwiru, Semarang sampai Colomadu, Surakarta.

"Persiapkan secara optimal penyelenggaraan operasi agar lancar dan aman. Terus tingkatkan kewaspadaan sepanjang operasi. Jaga soliditas dan solidaritas. Hindari perilaku yang menciderai, lakukan dengan semangat," katanya.

Ia juga meminta para pemudik yang akan pulang kampung ke wilayah Jateng, diimbau tidak perlu terburu-buru selama dalam perjalanan. Yang paling penting, untuk menyiapkan diri menghadapi arus mudik karena diprediksi masih terjadi kemacetan.
Ia juga meminta para pemudik yang akan pulang kampung ke wilayah Jateng, diimbau tidak perlu terburu-buru selama dalam perjalanan. Yang paling penting, untuk menyiapkan diri menghadapi arus mudik karena diprediksi masih terjadi kemacetan.Menurut prediksi, lanjut dia, arus mudik tujuan Jateng pada tahun ini akan meningkat 11,5 persen dari tahun lalu. Di mana sebanyak 8,9 juta pemudik diprediksikan akan melintas di Jateng.“Saya titip pesan untuk mengantisipasi sejumlah titik rawan, baik itu rawan kecelakaan, kemacetan, rawan longsor, titik banjir, pasar tumpah, SPBU dan sebagainya. Kalau perlu dipasang rambu-rambu dan juga petugas di setiap titik rawan tersebut,” katanya.Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jateng Satriyo Hidayat mengatakan, Posko Terpadu Lebaran mulai difungsikan pada tanggal 29 Mei hingga 13 Juni 2019 mendatang. Pasukan akan ditempatkan di sejumlah titik sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.“Posko nantinya akan standby selama 24 jam. Kami kerahkan personel terbaik yang siap bertugas memberikan pelayanan selama arus mudik dan balik lebaran tahun ini,” ucapnya. (lhr) Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler