Pemprov Jateng Pastikan Bakal Gelar OP Jika Harga Sembako Meroket
Ali Muntoha
Jumat, 31 Mei 2019 16:55:09
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Namun hingga saat ini menurut Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dari laporan yang diterima harga sembako di sejumlah daerah masih cenderung stabil. Stabilinya harga sembako ini juga dilihatnya saat melakukan pantauan ke Pasar Karangayu, Kota Semarang, Jumat (31/5/2019).
”Jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan harga, pemprov akan menggelar OP untuk menekan harga agar kembali stabil,” katanya.
Ia meyebut, sejumlah harga kebutuhan pokok masih cenderung stabil. Bahkan beberapa komoditas yang sebelumnya mengalami kenaikan tajam kini sudah menurun.
"Daging sapi meski ada yang menjual sampai Rp 116 ribu, tetapi kebanyakan menjual dengan harga Rp 110 ribu (per kilogram). Soal ramai-ramai bawang kemarin, saat ini tidak ada masalah. Stok juga aman," jelasnya.
Ini juga dibenarkan sejumlah pedagang di Pasar Karangnyu. Sri Suwarni (54) pedagang daging di pasar tersebut menyatakan, harga daging ayam kampung yang biasanya antara Rp 32 ribu hingga Rp 34 ribu kini hanya naik menjadi Rp 36 ribu per kilogramnya.
Harga daging kambing antara Rp 115 ribu hingga Rp 120 ribu per kilogramnya. Daging sapi, pada kisaran harga Rp 110 ribu per kilogramnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



