Jadi Celah Masuknya Penyakit Menular, Jateng Usulkan Pos Lalu Lintas Ternak di Tol Trans Jawa
Ali Muntoha
Senin, 8 Juli 2019 10:28:14
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Usulannya, pos lalu lintas ternak ini dibangun di ruas tol pada perbatasan di tiga provinsi. Yakni perbatasan Jateng-Jabar, perbatasan Jatang-DIY dan perbatasan Jateng-Jatim.
Terlebih berdasar penelitian, dari 1.400 patogen yang dibawa hewan, 70 persennya bisa menular ke manusia.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng Lalu M Syafriadi mengatakan, di pos tersebut, hewan-hewan yang masuk ke Jateng divaksinasi, dan diperiksa kesehatannya.
"Jadi status kesehatannya harus jelas. Ini untuk mencegah keluar masuknya penyakit hewan menular. Contohnya avian influensa yang dulu sampai ada korban meninggal dunia, kemudian anthrax dan penyakit zoonosis lainnya," katanya.
Belum adanya pos lalu lintas ternak di ruas tol, kata Lalu, menjadi celah keluar masuknya hewan tanpa melalui pemeriksaan. Hal itu juga menjadi kesempatan bagi pelaku jual beli hewan peliharaan, seperti anjing, untuk bebas melintas. Terlebih mereka selama ini selalu menghindari pos lalu lintas ternak.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



