Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga akan menghabiskan waktu akhir pekannya di lokasi ini. Ia dijadwalkan mengikuti berbagai kegiatan. Mulai dari funbike, berselawat bersama Habib Syech hingga main ketoprak.

"Sampai Minggu saya di sini. Kalau nanti malam berselawat bareng Habib Syech, besok malam saya main ketoprak. Di sini sampai akhir acara pokoknya," kata Ganjar usai pembukaan Pesta Rakyat di Alun-Alun Wonogiri, Jumat (23/8/2019).

Kemeriahan Pesta Rakyat sudah mulai dipertontonkan sejak upacara pembukaan tersebut. Dalam pembukaan itu digelar parade kentongan sebagai simbolisasi dimulainya rangkaian acara. Selain itu juga ada pertunjukan tari kolosal Kethek Ogleng dari ratusan pelajar Wonogiri.

"Saya datang disambut oleh kethek (monyet). Saya malah membayangkan kalau misalnya mereka menari dalam jumlah seribu orang pasti lebih luar biasa. Dan ternyata Wonogiri itu sejuk banget, padahal saya mengira panas," ujarnya.

Tari Kolosal Kethek Ogleng itu merupakan pengibaratan kerja tangkas sekaligus guyub yang ditunjukkan warga Jawa Tengah. Dua sifat itulah yang dijadikan dasar tema besar hari jadi yang ke-69 ini, yakni ”Ngrumat Bebrayan” atau merawat kebersamaan.

"Ngrumat bebrayan implementasi komplit dari persatuan Indonesia. Hari ini kita tumbuhkan itu. Bebrayan mesti dirumat," terangnya.

Dengan alasan itu pula, Pesta Rakyat HUT Jateng selalu bergeser dari kota satu ke kota lain setiap tahun.Sebelum Wonogiri, pelaksanaan pesta rakyat digelar di Pemalang. Konsepnya pun tidak jauh berbeda, pemerintah dan masyarakat tumpah ruah jadi satu."Ini kan pestanya rakyat Jawa Tengah. Sementara Jawa Tengah itu luas sekali ada 35 kabupaten/kota. Makanya penyelenggaraan selalu bergeser, tidak hanya di Semarang, karena memang Jateng itu bukan hanya Semarang," kata Ganjar.Dalam Pesta Rakyat kali ini sebanyak 22 rangkaian acara digelar di beberapa titik di Wonogiri. Mulai dari pameran UMKM, job fair, bedah rumah, lomba desain batik, Jateng berselawat, parade kostum, pertunjukan ketoprak hingga pertunjukan musik dari band Coklat.(lhr) Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler