Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kreasi tari terbaik akan mendapatkan hadiah yang nilai totalnya mencapai Rp 55 juta. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Jumeri mengatakan, yang dinilai dalam lomba ini yakni wiraga (teknik), wirama (harmonisasi) dan wirasa (penghayatan).

Menurut dia, festival tari ini merupakan bagian dari rangakain festival seni yang digelar Pemprov Jateng. Selain sastra, juga bakal terselenggara festival teater dan film.

Festival ini digelar untuk mengangkat kreatifitas dari seniman muda. Oleh karenanya, peserta pun dibatasi umurnya di bawah 35 tahun.

“Kita harus terus memicu kreativitas teman-teman seniman, terutama penari agar terus berkarya. (Festival) Ini bisa menjadi ruang adu kreasi dan kreativitas di kalangan seniman-seniman muda Jawa Tengah," kata Jumeri.

Ia menyatakan, festival ini tak akan berhenti pada tahun ini saja. Pada tahun-tahun berikutnya akan terus digelar, untuk mengangkat kreasi dari seniman muda Jawa Tengah.

Dalam pelaksanaan festival ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan dengan Anantaka Cultural Trust. Panitia menghadirkan tim juri dari tokoh-tokoh tari.

Salah satunya, tokoh tari Jateng yang telah malang melintang di dunia tari internasional, Eko Supriyanto. Eko tercatat pernah masuk tim penari penyanyi Madonna.Tim penilai lain yang dihadirkan yakni Bintang Hanggoro, dosen UNNES dan Sri Rumsari koreografer asal Magelang.Eko Supriyanto mengatakan, festival ini menarik lantaran semua peserta menampilkan garapan yang berakar pada tradisi.“Sementara tari tradisi di Jawa Tengah ini sangat banyak, bahkan hampir setiap kabupaten atau kota memiliki tari tradisi masing-masing," terangnya. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler