Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pasalnya, nantinya seluruh pesantren di provinsi ini akan dibangunkan Tosaga. Jumlah pesantren yang terdata saat ini sebanyak 4.759 pesantren dengan 115 ribu lebih santri.

Untuk saat ini baru 10 tosaga yang diluncurkan dan tersebar di berbagai daerah di Jateng.

Peluncuran secara simbolik dilakukan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen di Ponpes Al Qur'an, Desa Narukan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang. Tosaga ini menurut Gus Yasin merupakan wadah bagi santri dan masyarakat sekitar pondok pesantren berwirausaha.

"Ada 10 unit Tosaga yang tersebar di beberapa daerah seperti Kabupaten Rembang, Pati, Demak, Semarang, dan Temanggung," kata dia.

Wagub menyebut, dari ribuan pesantren tersebut telah mempunyai produk-produk UMKM yang berkualitas. Sehingga kehadiran Tosaga akan menjadi wadah pemasaran produk-produk pesantren dan UKM sehingga ekotren terus tumbuh.

Ke depan, pihaknya berharap Tosaga bisa bersaing dengan toko ritel yang ada.

"Banyak UKM yang berkembang di pondok pesantren. Jika 50 persen dari jumlah pesantren itu memiliki usaha, kreasi, dan inovasi, maka Ekotren (Ekonomi Pesantren) yang kita cita-citakan itu akan tumbuh pesat," terangnya.Gus Yasin juga menyebut, Tosaga tak hanya menyediakan tempat jualan, tapi juga memberikan pendampingan dan pelatihan. Bahkan ke depan pihaknya menginginkan agar Tosaga ditingkatkan dengan sistem online, sehingga antarTosaga bisa terhubung.Kiai Zaenul Umam Nursalim, Pengasuh Ponpes Al Qur'an mengatakan keberadaan Tosaga Koppontren Al Qur'an tersebut sangat memberikan manfaat bagi para santri dan masyarakat sekitar. Selain untuk memenuhi kebutuhan pokok, Tosaga Koppontren Al Qur'an juga menjadi agen penyalur BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) bagi masyarakat Desa Narukan."Kami berterima kasih dan telah diberi pelatihan untuk pengembangan Koppontren Al Qur'an ini. Selama ini kami juga sudah bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Rembang terkait penyaluran BPNT," ujarnya.(lhr) Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler