Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tahun 2016 lalu, seorang santri tiba-tiba viral saat menjawab tantangan Presiden Jokowi untuk menyebut tiga nama menteri. Santri asal Pekalongan tersebut dengan yakin menyebut, Megawati, Ahok dan Prabowo sebagai menteri.

Kejadian tersebut berlangsung saat peringatan Isra Mi'raj tahun 2016 silam di Ponpes Tegalrejo Magelang.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun menyatakan langsung ingat dengan peristiwa ini ketika mengetahui Prabowo masuk dalam daftar calon menteri.

Sambil berkelakar Ganjar menyebut jika ternyata sejak 2016 lalu santri telah meramalkan jika Prabowo bakal jadi menterinya Jokowi.

"Lha kok sesuai, Pak Prabowo datang ke Istana mengatakan siap membantu Pak Jokowi sebagai salah satu menterinya," kata Ganjar di hadapan ribuan santri dalam Jateng Berselawat di Lapangan Gandirejo, Sedan, Kabupaten Rembang, Senin (21/10/2019) malam tadi.

https://twitter.com/Cobeh09/status/1186316106803232768?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed&ref_url=https%3A%2F%2Fkumparan.com%2Fkumparannews%2Fganjar-soal-prabowo-jadi-menhan-ramalan-santri-terbukti-1s6Icg6Qm6w

 

Ganjar mengatakan bahwa kehadiran Prabowo Subianto menemui Presiden Jokowi itu merupakan bentuk harmonisasi dan persatuan Indonesia. Harmonisasi tersebut menurut dia, semakin bisa dirasakan masyarakat, terlebih saat prosesi pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Minggu (20/10/2019) kemarin Prabowo-Sandiaga Uno juga berlapang dada hadir dan memberi selamat."Hampir-hampir tidak ada yang berceletuk maupun berteriak yang tidak sesuai. Semuanya gembira," ujarnya.Hal tersebut semakin lengkap dengan suasana yang sepenuhnya baru. Menurutnya itu pertanda positif bagi jalannya roda pemerintahan di bawah Presiden Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin."Kemarin diundang menyaksikan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Suasananya serba baru, protokoler baru dan suasana persatuannya luar biasa," terangnya.Sebelumnya Prabowo Subianto bersama Edhy Prabowo datang ke Istana menemui Jokowi, Senin sore. Dalam jumpa persnya Prabowo mengatakan diminta oleh Presiden untuk masuk ke kabinet dan santer disebut bakal mengisi posisi Menteri Pertahanan. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler