Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kedatangan mereka dikira untuk berdemo. Apalagi mereka datang dengan membawa moil bak terbuka berisi perangkat soundsystem, yang biasa digunakan para pendemo.

Tapi ternyata warga Kebonharjo itu datang untuk bertemu gubernur agar bisa pamer prestasi. Pasalnya, beberapa waktu lalu mereka berhasil memecahkan rekor Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid).

Rekor yang dipecahkan yakni menyajikan tumpeng tempe mini terbanyak. Total tumpeng tempe yang disajikan tercatat sebanyak total 9.999 tumpeng.

Namun karena Gubernur Ganjar Pranowo ternyata lagi berdinas luar, mereka akhirnya ditemui oleh Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

Di hadapa Gus Yasin, Slamet Semedi, sebagai perwakilan warga menyebut jika kedatangan mereka ke gubernuran sebenarnya tidak disengaja. Menurutnya, warga hanya spontan ingin membagikan kebahagiaan kepada Ganjar dan Gus Yasin.

"Kami spontan saja, ingin bertemu Pak Ganjar atau Gus Yasin untuk mengabarkan prestasi ini. Kami hanya ingin foto bersama," kata Slamet.

Slamet menerangkan, pemecahan rekor Leprid tersebut dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia.Selain ingin mengabarkan tentang keberhasilan warga memecahkan rekor, kedatangan warga Kebonharjo juga sebagai upaya meminta dukungan menjadikan kampung kebudayaan. Sebab di lokasi itu, seni kebudayaan sudah berjalan dengan baik.Sementara itu, Gus Yasin menyatakan sangat bangga dengan prestasi yang dicapai warga Kebonharjo itu. Ia juga menyambut baik upaya masyarakat Kebonharjo menjadikan kampungnya sebagai kampung kebudayaan.”Dengan begitu, maka akan banyak orang datang ke kampung tersebut untuk menikmati kebudayaan. Pastinya, ekonomi masyarakat akan terangkat. Kami akan terus memberikan dukungan, agar potensi masyarakat terus berkembang," pungkasnya. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler