Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Launching buku ini semakin meriah dengan penampilan cadas musisi rock legendaris yang tergabung dalam group band CRID.

Buku yang dilaunching setebal 276 halaman itu disusun oleh tim Litbang Kompas. Salah satu penulis buku, Bambang Setiawan mengatakan, tim Litbang Kompas mengumpulkan berbagai data dari berbagai sumber sebagai bahan.

Dari hasil riset itu diketahui jika posisis Ganjar sebagai gubernur dianggap berhasil menjembatani kepentingan pemerintah pusat dan daerah.

"Dari hasil, diketahui peran Ganjar dalam memajukan seluruh daerah di Jawa Tengah sangat ketara. Banyak hal yang dilakukan Ganjar dalam rangka menjadi penghubung antara daerah dengan pusat sehingga semua program baik pusat maupun daerah menjadi selaras," kata Bambang.

Keberhasilan Ganjar sebagai jembatan perubahan menurut dia, juga mampu membuat perubahan yang signifikan di Jawa Tengah. Jateng berhasil menelurkan banyak inovasi-inovasi yang memudahkan masyarakat.

Selain itu, kemajuan ekonomi, pendidikan, kebudayaan, pengurangan angka kemiskinan, indeks pembangunan manusia di Jawa Tengah juga sangat tinggi.

"Ganjar memiliki satu ciri khas yang tidak dimiliki pemimpin daerah lain. Lewat jembatan yang dibangun Ganjar, masyarakat Jateng bisa mencapai kesejahteraan. Ini yang membuat Ganjar pantas menjadi role model gubernur nasional," ujarnya.

Sementara itu, Ganjar Pranowo menyatakan, awalnya dia tidak tahu bahwa tim Litbang Kompas akan membuat buku tentang dirinya."Awalnya tim Kompas datang untuk wawancara. Saya juga curiga, kok wawancaranya mendalam banget. Ternyata jadinya buku ini," kata Ganjar.Ganjar menerangkan, menjadi jembatan antara pemerintah pusat dan daerah sebenarnya bukanlah hal yang sulit.  Untuk menjadi jembatan, Ganjar memanfaatkan media sosial sebagai salurannya.Ganjar mengapresiasi penerbitan buku dari Kompas tersebut. Ia berharap, buku Jembatan Perubahan menambah khasanah literasi di masyarakat."Ini buku keempat saya, dan dalam waktu dekat akan terbit dua buku lagi. Mudah-mudahan dapat menjadi referensi dan membuat masyarakat gemar membaca," pungkasnya.(lhr) Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler