Lebur 29 BPR BKK di Jateng, Pemprov Bakal Luncurkan Bank Khusus UMKM dan Petani
Ali Muntoha
Selasa, 5 November 2019 10:53:30
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, saat proses persiapan bank tersebut sudah berjalan. Pada awal 2020 mendatang ditargetkan bank tersebut sudah bisa beroperasi.
“Nanti bank baru ini saya minta khusus untuk mengurusi UMKM dan didalami dengan kekuatan modal yang ada. Mudah-mudahan masyarakat bisa menggunakan fungsi intermediasi perbankan ini dengan baik,” kata Ganjar, Selasa (5/11/2019).
Proses merger 29 BPR BKK ini telah sampai ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu keberadaan bank baru tersebut juga telah diperkuat dengan Perda.
Di tahap awal, melalui merger akan terkumpul aset sebesar Rp 2,3 triliun. Jumlah aset ini menurutnya akan berkembang secara bertahap sesuai dengan kemampuan Pemprov Jateng maupun pemegang saham lainnya, yakni kabupaten/kota.
"Saya minta Bank Jateng sebagai bank pembina, membantu agar mergernya lebih bisa menggunakan sistem dan manajemen yang modern. Jadi kalau ada kesalahan bisa langsung terdeteksi. Teknologi informasi disiapkan," ujarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



