Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga angkat suara mengenai hal ini. Ganjar Pranowo menyebut, di Jawa Tengah tak ada imbauan seperti itu.

Ia menyatakan, sebelumnya telah berbicara dengan MUI Jateng, dan tak ada bahasan mengenai imbauan kepala daerah agar tak memakai salam kebhinekaan tersebut.

"MUI Jateng tidak apa-apa, tidak ada komentar apa-apa. Kita menghormati semuanya. Kemarin dengan Ketua MUI Jateng tidak ada cerita soal gini," katanya, Senin (11/11/2019).

Ganjar juga meminta agar pengucapan salam untuk semua agama Assalamualaikum, Shalom, Namo Buddhaya, om Swastiastu dan lainnya tidak dipertentangkan. Dia merasa masih ada hal yang lebih substantif dibanding mempermasalahkan salam itu.

Apalagi menurut dia, semua bentuk salam itu intinya sama. "Ada yang lebih substantif untuk kita pikirkan, lebih substantif persoalan-persoalan bangsa ini," ujarnya.

Ganjar lantas mengungkapkan, persoalan pengucapan salam itu memang sudah lama. Bahkan Gus Dur pun juga sempat menyinggung soal itu dengan mengucapkan salam, selamat pagi."Gus Dur malah bilangnya selamat pagi dulu itu," katanya.Sebelumnya, MUI Jawa Timur melalui surat imbauan bernomor 110/MUI/JTM/2019 yang diteken Ketua MUI Jatim KH. Abdusshomad Buchori, melarang pemimpin daerah mengucapkan salam semua agama. Imbauan ini pun mengundang banyak komentar dari sejumlah tokoh baik yang setuju maupun menolak. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler