Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dengan kebijakan ini, maka diharapkan nantinya tak ada program pembangunan yang menumpuk di akhir tahun.

Bahkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menargetkan pada Desember 2019 mendatang, lelang proyek pembangunan bisa dilakukan. Target ini bisa dikejar asalkan APBD Jateng sudah disahkan DPRD dan disetujui oleh Menteri Dalam Negeri.

"Desember insyaAllah siap lelang. Maka kalau APBD kita sudah (disetujui DPRD), segera kita kirimkan ke Kemendagri pekan depan. Kalau Kemendagri cepet langsung kita perintahkan untuk lelang," kata Ganjar, Sabtu (16/11/2019).

Ganjar menyebut, perintah untuk mempercepat lelang ini telah diinstruksikan Presiden Jokowi ketika menyerahkan DIPA serta alokasi transfer ke daerah dan Dana Desa (TKDD), Kamis (14/11/2019).

Dalam instruksinya Jokowi menegaskan agar seluruh penerima segera melakukan lelang agar tidak ada penumpukan anggaran di akhir tahun.

"Pesannya adalah agar semua yang sudah di-send harus dipastikan deliver. Jadi sekarang DIPA sudah dikirim, kita memastikan dari daerah agar sudah deliver. Apa yang sudah disampaikan, berupa bantuan, rincian maupun lokasi program itu tinggal melakukan, mengeksekusi," kata Ganjar.

Kepastian deliver yang pertama, menurut Ganjar adalah kepastian pelaksanaan lelang. Presiden menargetkan jika lelang dilakukan Desember tahun ini, maka proyek bakal bisa berjalan pada Januari atau Februari 2020.Pada tahun 2019, Jateng mendapat kucuran dana DIPA dan TKDD sebesa Rp 69,349 miliar. Dana tersebut dibagi untuk Pemprov Jateng senilai Rp12,328 miliar dan sisanya untuk 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah.Untuk tahun ini melonjak jadi Rp 12 triliun. Ganjar mengatakan dari total anggaran tersebut ada tiga sektor yang mendapat kucuran besar."Pendidikan selalu tinggi karena bos itu menyedot angka yang cukup tinggi. Kemarin juga saya lihat infrastruktur juga tinggi. Tiga tertinggi pendidikan, kesehatan dan infrastruktur," pungkasnya.(lhr) Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler