Penderita Corona di Jateng Bertambah, Pemprov Akhirnya Tunda Ujian Nasional
Ali Muntoha
Minggu, 15 Maret 2020 15:10:27
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sabtu (14/3/2020) malam tadi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengeluarkan kebijakan untuk meliburkan sekolah selama dua pekan, namun pelaksanaan UN di luar wilayah Solo Raya tetap digelar.
Namun dengan adanya temuan dua penderita covid-19 yang baru, Ganjar merevisi kebijakan itu, dengan meliburkan sekolah dan menunda pelaksanaan UN.
“Tadi malam diputuskan libur 14 hari dan ujian sekolah besok tetap jalan. Sekarang ada perkembangan baru, sehingga direvisi, dilakukan penundaan ujian nasional,” kata Ganjar dalam jumpa pers, Minggu (15/3/2020).
Sedianya, siswa di tingkat SMK akan mulai mengikuti ujian pada Senin (16/3/2020) besok. Ganjar menyebut, sudah mendapat dukungan penuh dari Kemendikbud untuk menerapkan kebijakan penundaan ini.
Ganjar menyebut, surat edaran mengenai kebijakan tersebut hari ini diedarkan ke seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. “Beberapa kepala daerah juga ada yang langsung menghubungi saya,’ uajrnya.
Dengan revisi kebijakan ini menurut dia, seluruh lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dini hingga perguruan tinggi dianjurkan untuk meliburkan aktivitas. Ia menyebut, beberapa rektor perguruan tinggi telah merespon kebijakan ini dengan melakukan aktivitas perkuliahan secara online.
Ganjar juga menyebutkan, terkait kebijakan ini guru maupun dosen dan pembimbing diminta memberi penugasan kreatif sesuai dengan tingkat pendidikan siswa.
Kebijakan meliburkan aktivitas sekolah ini juga akan bersifat dinamis dengan mengikuti perkembangan ke depan.
- Dua Warga Jateng Kembali Dinyatakan Positif Corona, Punya Riwayat ke Bali dan Malaysia
- Ganjar Liburkan Seluruh Sekolah di Jateng Dua Pekan
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



