Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Rabu (15/4/2020) kemarin, Ganjar menengok mahasiswa di Asrama Mahasiswa West Papua, Jalan Tegalwareng Kota Semarang. Dan Kamis (16/4/2020) pagi, giliran Ganjar menengok Asrama Mahasiswa Aceh, Palembang, Lampung, Makassar, Kalimantan Barat dan Maluku.

Ganjar datang sembari bersepeda. Di asrama mahasiwa Papua, Ganjar banyak bercanda dengan para penghuni asrama.

Kepada Ganjar mereka menyatakan dalam kondisi sehat, meski kangen kampung halaman. Di akhir pertemuan Ganjar mengirimkan sembako dan kebutuhan lain pada mereka.

”Saya bantu kirim sembako, jadi kalian nggak repot. Jaga kesehatan, kalau keluar pakai masker. Jangan lupa cuci tangan dan rajin olahraga. Kalau perlu apa-apa, telepon saya," kata Ganjar pada mahasiswa Papua.

[caption id="attachment_186623" align="aligncenter" width="880"] Sembako dikirmkan Gubernur Ganjar Pranowo ke asrama mahasiswa Papua di Semarang. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]

Kunjungan serupa dilanjutkan hari ini. Ganjar mengawali di Asrama mahasiswa Aceh di Tembalang, Kota Semarang. Di tempat ini Ganjar berkeliling ke dapur dan melihat stok makanan mereka.

Ganjar mendapat keluhan dari mahasiswa jika stok makanan mereka mulai menipis, sehingga harus diirit. Sementara di Asrama Mahasiswa Lampung, Palembang dan Kalimantan Barat di Bendan Ngisor, Asrama Mahasiswa Maluku di Lempongsari dan Asrama Mahasiswa Makassar di daerah Bulustalan.
Ganjar mendapat keluhan dari mahasiswa jika stok makanan mereka mulai menipis, sehingga harus diirit. Sementara di Asrama Mahasiswa Lampung, Palembang dan Kalimantan Barat di Bendan Ngisor, Asrama Mahasiswa Maluku di Lempongsari dan Asrama Mahasiswa Makassar di daerah Bulustalan.Saat berkunjung ke Asrama Mahasiswa Maluku, Ganjar disuguhi lagu Sio Mama. Lagu tersebut, bercerita tentang kerinduan seorang anak kepada ibunya. Lagu ini seakan menjadi curahan hati mahasiswa yang tidak bisa kembali ke kampung halamannya.Mendengar lagu kerinduan tersebut Ganjar pun langsung nyeletuk, “Rindu boleh tapi jangan ketemu, jangan pulang terlebih dahulu. Nanti akan kita bantu kirim sembako ya. Jangan pulang, telepon lah mama," pesan Ganjar.Ganjar juga mengapresiasi sikap mahasiswa yang memilih untuk tidak pulang kampung melainkan tetap bertahan di Jawa Tengah. Kepada para mahasiswa, Ganjar mengatakan akan memastikan sembako di asrama tercukupi selama wabah Covid-19 ini."Yang pertama saya cek adalah dapurnya. Saya memastikan saja mereka tidak repot untuk soal makanan, kebutuhan sehari-hari. Saya pastikan dapurnya mereka memang tetap ngebul," pungkasnya. (lhr) Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler