Kota Semarang Berpotensi Jadi Episentrum Covid-19, Begini Tanggapan Ganjar
Ali Muntoha
Kamis, 30 April 2020 12:18:03
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ini dikatakan Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto kepada sejumlah media, Rabu (29/4/2020). Alasannya, peningkatan kasus corona di tiga kota ini sangat besar.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut, prediksi itu bisa saja benar-benar terjadi jika masyarakat tak disiplin dalam menjalanan protokol kesehatan, serta membatasi aktivitas.
"Kalau masyarakat tidak disiplin, bukan tidak mungkin Kota Semarang akan benar-benar menjadi episentrum baru," kata Ganjar, Kamis (30/4/2020).
Ganjar mengakui, jumlah kasus corona di ibu kota Jawa Tengah cukup tinggi. Hingga siang ini tercatat ada 117 kasus positif Covid-19.
Ia menyatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah melakukan tindakan dengan menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



