Ganjar Semprot Plt Camat di Magelang karena Pembagian BST Picu Kerumunan
Ali Muntoha
Rabu, 10 Juni 2020 11:28:56
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ratusan warga itu berkerumun untuk mencairkan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) dari pemerintah pusat. Ia pun langsung mendatangi untuk turun tangan.
Ganjar awalnya melintas di depan kantor kecamatan itu saat menuju ke Candi Borobudur. Namun ketika melihat ada kerumunan ia langsung menghentikan mobilnya.
Begitu turun dari mobil, Ganjar juga mendapati banyak di antara mereka yang tidak mengenakan masker. Melihat hal membahayakan tersebut, Ganjar langsung berjalan memasuki gedung.
Ganjar langsung mencari camat. Setelah ditunjukkan ruangannya, yang keluar justru mengaku sebagai sekretaris kecamatan namun saat ini jadi plt camat. Ganjar pun langsung menegurnya.
"Tolong ini diatur. Ini ada pak polisi dan TNI. Kalau kurang personel saya kirim sekarang juga. Prinsipnya semua harus jaga jarak dan pakai masker," kata Ganjar.
Penumpukan warga yang mengantre itu ternyata disebabkan pembagian bantuan dilakukan secara serentak untuk beberepa desa. Ganjar pun memerintahkan pembagian secara berkala atau tempat pelaksanannya diperbanyak.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



