Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pelantikan dilakukan secara virtual. Para pejabat yang dilantik mengikuti secara daring di kantor masing-masing, sementara pengambilan sumpah dan janji dilakukan secar simbolis pada empat perwakilan sebagai perwakilan.

Dalam pelantikan itu, Ganjar Pranowo menekankan tentang pentingnya Jogo Kerjo. Program ini sebagai langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di perkantoran, termasuk di kantor pemerintah. Terlebih saat ini klaster perkantoran menjadi catatan di Indonesia.

"Jogo Tonggo sudah jalan, maka sekarang kita tingkatkan Jogo Kerjo di masing-masing OPD. Kami minta para pejabat yang dilantik terus mengontrol anak buahnya.  Termasuk program yang berhubungan dengan masyarakat, dunia usaha, serta keagamaan," kata Ganjar.

Ganjar menjelaskan, Jogo Kerjo di tengah pandemi tidak hanya menyangkut penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19 di lingkungan perkantoran. Namun juga terkait ekonomi dan sektor lainnya.

Maka, Ganjar meminta semua OPD ikut membangkitkan ekonomi dengan mempercepat penyerapan anggaran. Sehingga perekonomian Jateng menggelinding dan pertumbuhan ekonomi kembali meningkat.

"Karena ini birokrasi dan ada pertanggungjawaban keuangan rakyat dan negara,  maka saya peringatkan jaga integritas, jangan mudah tergoda hadiah-hadiah. Saya peringatkan semuanya, karena kemudahan-kemudahan ini akan mendorong orang untuk kolusi dan korupsi," ujarnya.Ganjar juga menyebutkan juga mendorong para ASN untuk membeli produk-produk UMKM, membeli kebutuhan sehari-hari di warung-warung tetangga, serta berbelanja produk karya pekerja korban pemberhentian hubungan kerja (PHK)."Kalau bingung datanya dari mana bisa meminta kepada Dinas Koperasi dan UMKM. Saya tidak hentinya mengajak ASN dan warga untuk membeli produk teman sendiri dan berbelanja di warung tetangga," pungkasnya. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler