Sembilan Daerah di Jateng Jadi Perhatian Serius Soal Corona, Termasuk Kudus dan Pati
Ali Muntoha
Senin, 14 September 2020 13:58:46
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hingga Senin (14/9/2020), total ada 18.136 kasus positif di Jawa Tengah. Dari jumlah itu, 2.831 pasien dirawat, 13.628 pasien sembuh, dan 1.677 orang yang meninggal dunia.
Sembilan daerah yang menjadi perhatian serius yakni Kota Semarang, Kabupaten Pati, Kudus, Rembang, Boyolali, Sragen, Wonosobo, Pemalang, dan Kabupaten Tegal. Daerah-daerah ini diminta meningkatkan kewaspadaan dan memperketat penerapan protokol kesehatan.
"Ada beberapa kabupaten kota yang perlu mendapat perhatian, wabil khusus Kota Semarang. Maka saya minta, di daerah-daerah itu dilakukan pengetatan-pengetatan dalam pelaksanaan protokol kesehatan," kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Senin (14/9/2020).
Satpol PP di sembilan daerah itu lanjut Ganjar diminta melakukan patroli rutin. Tempat-tempat yang memungkinkan terjadinya kerumunan, harus selalu didatangi untuk dibubarkan.
"Saya minta bupati/wali kota yang ada di sembilan daerah itu bersama-sama melakukan pengetatan saat ini, agar semuanya bisa terkendali," ujarnya.
Dalam pekan ini pengendalian secara masif di sembilan daerah itu harus mulai dilakukan. Semua even yang berpotensi mendatangkan kerumunan massa, ganjar minta untuk ditunda.
"Semua buat virtual saja. Kalau toh harus ada even, maka yang hadir harus sedikit dan protokol kesehatannya harus ketat. Kalau ada kesulitan di daerah, saya siap membantu dari provinsi," terangnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



