Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Karena menurut Ganjar, pembahasan batik saat ini tak lagi sekadar anjuran untuk memakai, namun bagaimana untuk mengembangkannya.

”Bentuklah komunitas para desainer atau seniman batik muda, yang dengan ini kita harapkan nanti desain-desain batik akan lebih banyak lebih inovatif, kreatif dan macem-macem. Dan itu akan lebih membikin batik yang ada di Jateng berkembang,” katanya, Jumat (2/10/2020).

Ini dikatakan Ganjar usai membuka acara Kenduren UMKM dalam rangka Hari Batik Nasional yang dihelat oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo, secara daring melalui Zoom.

Menurutnya, Hari Batik Nasional harus dijadikan momen para desainer, seniman batik muda dan UMKM Batik untuk tetap berinovasi dan berkreasi meski di tengah pandemi.

Ganjar berharap, dari acara ini batik tidak sekadar kain pengganti pakaian formal atau baju yang dipakai untuk acara khusus saja. Namun, bisa muncul banyak desain khusus dan menggambarkan cerita yang beragam.

“Lalu ada sesuatu nilai tambah dan bahkan bisa dibuat secara desain khusus dan itu bisa menggambarkan cerita yang banyak sekali. Nah mudah-mudahan di Hari Batik ini akan muncul mereka-mereka yang sangat peduli pda batik dan bisa mengembangkan ini dengan baik,” tandasnya.Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Rosmaya Hadi menegaskan, di tengah pandemi Covid-19 ini semua pihak harus berinovasi. Terutama UMKM bidang batik.“BI komittmen untuk mendukung UMKM, terutama pada batik ini. Dan Saya berharap para pelaku UMKM ini melakukan 3A yakni agile, adjustment dan akselerasi,” kata Rosmaya. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler