Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Peluncuran sistem keamanan digital itu diharapkan mampu menanggulangi kejahatan siber yang mengancam Jawa Tengah. Dengan sistem CSIRT itu, maka keamanan arus informasi digital di Jawa Tengah dapat diwujudkan.

"Sistem ini kami siapkan untuk memperbaiki dan mengamankan sistem siber kita. Dengan adanya CSIRT ini, kita harapkan keamanan pengguna sistem siber di Jawa Tengah dapat betul-betul terproteksi," kata Ganjar.

Tak hanya cukup dengan sistem, Ganjar juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Jawa Tengah menyiapkan orang-orang yang bertugas mengawasi dan mengamankan sistem itu. Mereka harus dilatih, agar dapat mendeteksi sedini mungkin potensi kejahatan siber yang menyerang Jawa Tengah.

"Seluruh OPD baik di provinsi maupun kabupaten/kota saya minta menjaga dan mengawasi seluruh sistem digital yang kita miliki. Kalau ada orang yang mencoba ngehack atau mengganggu, bisa ditangani. Dan itu harus terlatih," tegasnya.

Nantinya, orang-orang yang ditunjuk dan dilatih mengamankan sistem siber itu dapat ditugaskan menjadi Polisi Siber. Mereka diminta bertugas mengamankan di tempatnya masing-masing, sehingga kalau ada yang mengganggu bisa dicegah dan diamankan.

"Sehingga sistem digital kita bisa aman dari serangan-serangan kejahatan digital itu," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian mengapresiasi terbentuknya sistem keamanan siber di Jawa Tengah itu. Sebab menurutnya, Presiden sudah mengamanatkan kepada semua pihak untuk mengamankan ruang siber nasional."Kenapa perlu diamankan, karena ruang siber ini harus dijaga. Ruang siber kita ini menyangkut banyak hal, termasuk kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai dirusak oleh pelaku kejahatan siber untuk kepentingan tertentu," kata Hinsa.Ia menyebut, Jateng CSIRT dapat menjadi prajurit tempur yang bisa menghalau musuh-musuh siber baik lokal maupun internasional."Dengan sistem ini, kami berharap keamanan siber dan sistem elektronik di Jawa Tengah terjamin baik," pungkasnya. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler