Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Penghargaan diumumkan dalam Puncak Festival Iklim 2020 yang diselenggarakan secara daring dari Gedung Manggala Wanabakti Jakarta, Jumat (23/10/2020).

Empat bupati di Jawa Tengah juga menerima apresiasi Pembinaan ProKlim untuk tingkat kabupaten. Yaitu Kabupaten Cilacap, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Pati.

Penghargaan juga diberikan untuk Kategori Proklim Lestari dan Proklim Utama.

Trofi ProKlim Lestari berhasil diraih Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kartasura Sukoharjo. Sedangkan Trofi ProKlim Utama diperoleh Desa Margoyoso Kecamatan Salaman Magelang; Kelurahan Kartasura Kecamatan Kartasura; serta Dusun Kalimendong Kecamatan Leksono Wonosobo.

Secara keseluruhan, Jateng berhasil meraih sembilan penghargaan baik dari kategori pembinaan tingkat provinsi, kabupaten, maupun pelaksana lokasi ProKlim.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jateng Widi Hartanto berharap penghargaan ini semakin memotivasi desa di Jateng membentuk kampung iklim.

“Semoga ini memotivasi desa-desa membentuk kampung ikim sehingga dapat mengurangi emisi gas rumah kaca,” jelas Widi.
“Semoga ini memotivasi desa-desa membentuk kampung ikim sehingga dapat mengurangi emisi gas rumah kaca,” jelas Widi.Pihaknya juga mengharapkan peran pelaku usaha untuk ikut berkontribusi terhadap peningkatan program kampung iklim.Program yang digagas Kementerian LHK sejak 2012 ini didesain untuk meningkatkan ketangguhan masyarakat dalam melakukan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.Seperti melakukan rehabiilitasi, mengolah sampah, memanfaatkan kotoran ternak untuk biogas, dan melakukan penampungan air hujan.Saat ini terdapat 510 lokasi kampung iklim di Jateng yang dibina Dinas LHK Jateng bersama- sama dengan 35 pemerintah kabupaten/kota. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler