Ganjar Targetkan Seribu Pelayan Publik Divaksin Tiap Hari, Wartawan Mulai Ikut Disuntik
Ali Muntoha
Senin, 22 Februari 2021 11:04:36
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Semarang – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk pelayan publik di Jawa Tengah mulai dilakukan Senin (22/2/2021) hari ini. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menargetkan, tiap hari ada seribu pelayan publik yang disuntik vaksin dari Sinovac ini.
Mereka terdiri dari ASN, TNI, Polri, pedagang pasar, wartawan dan lainnya. Ini dikatakan Ganjar ketika meninjau vaksinasi gelombang II di Gedung Gradhika Bhakti Praja kompleks Kantor Gubernuran Jawa Tengah.
“Ini kita coba serentak hari ini dan langsung kita targetkan sehari minimal 1.000. Kalau dari pendataannya gampang, karena justru ini dari ASN, TNI-Polri pegawai-pegawai kan data kepegawaiannya lengkap. Tinggal dibuatkan penjadwalannya saja, dan itu tidak rumitlah, insyaallah sih gampang,” ujarnya.
Sejumlah pejabat di Pemprov Jateng hari ini juga ikut divaksin. Di antaranya, Sekda Jateng Prasetyo Aribowo, Asisten Pemerintahan Sarwa Pramana, Asisten Ekbang Peni Rahayu dan sejumlah pejabat. Istri Ganjar, Siti Atikoh juga ikut divaksin.
Selain itu, Ganjar juga meminta agar para wartawan dan atlet segera divaksinasi. Hal ini dilakukan, agar bisa mempercepat proses vaksinasi dan mencapai target seribu orang dalam sehari.
Dalam kesempatan itu, Ganjar juga langsung mengajak para wartawan yang bertugas di Pemprov Jateng untuk divaksin.
Ganjar menyebut, ini sebagai salah satu wujud komitmen melindungi pekerja media yang juga berisiko tinggi terpapar Covid-19. Hal itu sempat diungkapkannya dalam Hari Pers Nasional 2021, 9 Februari 2021 lalu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Gubernur Ganjar Pranowo memantau vaksinasi Covid-19 gelombang II di kompleks Kantor Gubernuran Jateng. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Semarang – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk pelayan publik di Jawa Tengah mulai dilakukan Senin (22/2/2021) hari ini. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menargetkan, tiap hari ada seribu pelayan publik yang disuntik vaksin dari Sinovac ini.
Mereka terdiri dari ASN, TNI, Polri, pedagang pasar, wartawan dan lainnya. Ini dikatakan Ganjar ketika meninjau vaksinasi gelombang II di Gedung Gradhika Bhakti Praja kompleks Kantor Gubernuran Jawa Tengah.
“Ini kita coba serentak hari ini dan langsung kita targetkan sehari minimal 1.000. Kalau dari pendataannya gampang, karena justru ini dari ASN, TNI-Polri pegawai-pegawai kan data kepegawaiannya lengkap. Tinggal dibuatkan penjadwalannya saja, dan itu tidak rumitlah, insyaallah sih gampang,” ujarnya.
Sejumlah pejabat di Pemprov Jateng hari ini juga ikut divaksin. Di antaranya, Sekda Jateng Prasetyo Aribowo, Asisten Pemerintahan Sarwa Pramana, Asisten Ekbang Peni Rahayu dan sejumlah pejabat. Istri Ganjar, Siti Atikoh juga ikut divaksin.
Selain itu, Ganjar juga meminta agar para wartawan dan atlet segera divaksinasi. Hal ini dilakukan, agar bisa mempercepat proses vaksinasi dan mencapai target seribu orang dalam sehari.
Dalam kesempatan itu, Ganjar juga langsung mengajak para wartawan yang bertugas di Pemprov Jateng untuk divaksin.
Ganjar menyebut, ini sebagai salah satu wujud komitmen melindungi pekerja media yang juga berisiko tinggi terpapar Covid-19. Hal itu sempat diungkapkannya dalam Hari Pers Nasional 2021, 9 Februari 2021 lalu.
“Langsung wae, daftar ben ndang divaksin (Langsung saja, daftar supaya segera divaksin),” ucap Ganjar pada wartawan.
Mendengar instruksi tersebut, sejumlah wartawan yang ada di lokasi pun langsung mendaftarkan diri untuk menerima vaksin. Wartawan media elektronik, cetak, hingga online tampak mengikuti vaksinasi.
Prahayuda F, wartawan media elektronik yang saat itu datang untuk liputan mengaku bersyukur bisa ikut disuntik vaksin.
“Enggak nyangka, mau liputan malah disuruh ikut vaksin. Ya alhamdulillah, karena orangtua saya juga lansia dan riskan. Apalagi saya sering mudik, jadi seneng bisa divaksin,” akunya.
Ganjar yakin vaksinasi gelombang II ini akan berjalan lebih cepat. Sebab, data kepegawaian sudah lengkap sehingga lebih mudah. Selain itu, sistem pendataan vaksinasi yang lebih terbuka dari Kemenkes juga memudahkan.
Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha