Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang – Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2021 yang digelar secara virtual mendapat lampu hijau dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Popda itu rencananya akan digelar awal April 2021 mendatang.

Popda virtual itu juga akan menjadi yang pertama di Indonesia. Lampu hijau ini diberikan Ganjar usai menerima paparan dari Kepala Disporapar Jawa Tengah Sinoeng Nugraha Rahmadi, Selasa (2/3/2021).

"Untuk Popda virtual itu, go. Silakan dikabarkan atau diinformasikan. Ini baru dan belum pernah ada, termasuk provinsi lain juga belum ada," kata Ganjar.

Menurutnya, paparan yang dilakukan oleh Disporapar sudah cukup bagus. Mulai dari pembagian cabang olahraga (cabor) ke dalam empat quadran sampai koordinasi dengan Satuan Tugas Covid-19 Jawa Tengah dan TNI-Polri. Perhitungan alur dan penerapan protokol kesehatan untuk tiap kontingen kabupaten/kota juga dilakukan dengan bagus.

"Untuk cabor yang nonvirtual tadi juga bagus. Nanti bisa ditarik sekitar bulan September-Desember sesuai pertimbangan dari Satuan Tugas Covid-19. Dari alurnya tadi juga bagus karena kontingen bisa dites terus-menerus," ujarnya.

Sementara Kepala Disporapar kateng Sinoeng Nugraha Rahmadi mengatakan, persiapan untuk Popda 2021 telah digodok oleh tim penyelenggara sejak jauh-jauh hari. Cabor yang dipertandingkan merupakan hasil koordinasi dan rekomendasi dari unsur Satuan Tugas Covid-19 Jawa Tengah.

Total ada 83 nomor dari sembilan cabor yang rencananya akan digelar secara virtual dalam Popda 2021. Yakni panahan, pencak silat, senam artistik dan senam ritmik, taekwondo, karate, judo, kempo, wushu, dan tarung drajat. Sementara nonvirtual ada 31 nomor dari 9 cabor antara lain atletik, bola voli, bola voli pasir, bulu tangkis, sepak takraw,  tenis, tenis meja, sepatu roda, dan petanque.
Total ada 83 nomor dari sembilan cabor yang rencananya akan digelar secara virtual dalam Popda 2021. Yakni panahan, pencak silat, senam artistik dan senam ritmik, taekwondo, karate, judo, kempo, wushu, dan tarung drajat. Sementara nonvirtual ada 31 nomor dari 9 cabor antara lain atletik, bola voli, bola voli pasir, bulu tangkis, sepak takraw,  tenis, tenis meja, sepatu roda, dan petanque."Untuk cabor yang dipertandingkan secara virtual kami selenggarakan lebih dulu, mulai awal April. Untuk yang nonvirtual akan ditunda sesuai pertimbangan dari Satgas Covid-19," terangnya.Penerapan protokol kesehatan yang ketat juga dilakukan sejak awal, yaitu tiap kontingen cabor harus mendapat rekomendasi dan surat keterangan hasil tes PCR dari kabupaten/kota. Setiba di Semarang tiap kontingen juga dicek ulang untuk swab antigen. Jika ada yang ketahuan reaktif maka peserta langsung dipulangkan.Kontingen yang dinyatakan lolos tes Covid-19 langsung diantar ke hotel dan tidak diperkenankan berkegiatan selain terkait Popda. Panitia telah menyediakan setidaknya 13 hotel untuk Popda 2021. Tiap kontingen juga disediakan bus untuk antar-jemput dari hotel ke venue pertandingan."Di venue hanya kami batasi 50 orang sudah termasuk wasit dan official. Pertandingan akan digelar tanpa penonton di venue," pungkasnya. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler