Jelang Sekolah Tatap Muka, Ganjar Sebut Vaksinasi Guru Harus Dipercepat
Ali Muntoha
Senin, 29 Maret 2021 18:56:43
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Klaten – Proses vaksinasi untuk para guru di Provinsi Jawa Tengah harus dipercepat. Terlebih April 2021 mendatang, sejumlah sekolah tingkat SMP dan SMA/sederajat mulai melakukan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM).
Pernyataan ini disampaikan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di sela-sela meninjau vaksinasi untuk para guru di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro, Senin (29/3/2021). Percepatan vaksinasi terutama difokuskan untuk guru di sekolah yanh akan menggelar simulasi PTM.
"Kita memang coba mempercepat vaksinasi guru yang nanti melakukan uji coba tatap muka. Hari ini guru-guru MTs (di Klaten) yang divaksin, alhamdulillah mereka terlihat segar-segar," kata Ganjar didampingi Bupati Klaten, Sri Mulyani.
Tak hanya di Klaten, Ganjar berharap program vaksinasi untuk guru digenjot di semua daerah. Sekolah yang akan menggelar uji coba tatap muka, semua gurunya harus sudah divaksin.
"Kalau targetnya kita ada 24 juta orang. Belum tercapai semuanya, karena vaksin kita terbatas. Sekarang mungkin baru sekitar satu jutaan yang sudah divaksin. Kita nunggu dari pusat jatah vaksinnya, karena kita tidak bisa bikin sendiri," terangnya.
Salah satu guru yang divaksin, Hety Triwiatni mengaku lega telah disuntik vaksin. Ia menyebut, guru memang penting untuk mendapat vaksinasi, karena harus berhadapan dengan siswa, sehingga vaksinasi untuk guru dapat mencegah penularan Covid-19 di sekolah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Gubernur Ganjar Pranowo menyerahkan sertifikat vaksinasi Covid-19 kepada salah satu guru. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Klaten – Proses vaksinasi untuk para guru di Provinsi Jawa Tengah harus dipercepat. Terlebih April 2021 mendatang, sejumlah sekolah tingkat SMP dan SMA/sederajat mulai melakukan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM).
Pernyataan ini disampaikan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di sela-sela meninjau vaksinasi untuk para guru di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro, Senin (29/3/2021). Percepatan vaksinasi terutama difokuskan untuk guru di sekolah yanh akan menggelar simulasi PTM.
"Kita memang coba mempercepat vaksinasi guru yang nanti melakukan uji coba tatap muka. Hari ini guru-guru MTs (di Klaten) yang divaksin, alhamdulillah mereka terlihat segar-segar," kata Ganjar didampingi Bupati Klaten, Sri Mulyani.
Tak hanya di Klaten, Ganjar berharap program vaksinasi untuk guru digenjot di semua daerah. Sekolah yang akan menggelar uji coba tatap muka, semua gurunya harus sudah divaksin.
"Kalau targetnya kita ada 24 juta orang. Belum tercapai semuanya, karena vaksin kita terbatas. Sekarang mungkin baru sekitar satu jutaan yang sudah divaksin. Kita nunggu dari pusat jatah vaksinnya, karena kita tidak bisa bikin sendiri," terangnya.
Salah satu guru yang divaksin, Hety Triwiatni mengaku lega telah disuntik vaksin. Ia menyebut, guru memang penting untuk mendapat vaksinasi, karena harus berhadapan dengan siswa, sehingga vaksinasi untuk guru dapat mencegah penularan Covid-19 di sekolah.
"Senang sekali sudah divaksin, sebelum nanti ketemu pelajar. Perasaannya lebih tenang, nanti ngajar semakin aman," tutupnya.
Suhardi mengatakan lega telah mendapatkan vaksinasi. Ia mengatakan lebih percaya diri dan semangat untuk melakukan pembelajaran tatap muka.
"Sudah semakin siap dan percaya diri untuk tatap muka. Vaksinasi ini membuat kami lebih tenang," ucapnya.
Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha