Imbau Warga di Perantauan Tak Mudik Lebaran, Ganjar: Sabar Sebentar
Ali Muntoha
Selasa, 30 Maret 2021 16:51:27
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Semarang – Warga Jawa Tengah yang saat ini berada di perantauan diminta untuk tak mudik ke kampung halaman saat Lebaran tahun ini. Ini dilakukan untuk mencegah kembali meningkatnya kasus penyebaran Covid-19.
Terlebih pemerintah pusat juga telah mengeluarkan larangan untuk mudik. Hal ini dikatakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ganjar meminta warga di perantauan untuk bersabar, menahan diri untuk tak mudik.
"Saya mendorong masyarakat tidak usah mudik ya, mumpung ini (Covid-19) lagi turun bagus. Sabar sebentar, ini kalau bisa dijaga kita akan bisa lebih cepat,” katanya, Selasa (30/3/2021).
Ganjar menyebut tak menginginkan ada gelombang kedua Covid-19. Ia mencontohkan sejumlah negara yang saat ini kasus coronanya kembali naik.
”Ingat pengalaman di Perancis dan India yang saat ini lagi naik. Tadi pagi saya juga habis ngobrol dengan KBRI di Kanada, ternyata kondisinya juga lagi naik," ujarnya.
Ganjar menjelaskan terkait teknis pelaksanaannya, saat ini masih menunggu aturan dari pemerintah pusat.
Aturan tersebut juga berkaitan dengan aturan teknis ibadah pada bulan Ramadan dari Kementerian Agama dan regulasi kendaraan yang boleh berlalu-lalang dari Kementerian Perhubungan.
"Pasti kita akan bekerja sama dengan provinsi sebelah, antarkabupaten (dan kota), dan TNI-Polri juga sudah menyiapkan skenario-skenario berjaga apalagi di perbatasan. Dinas kesehatan kita juga akan siap-siap, nanti akan dilakukan random test (tes acak)," katanya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Gubernur Ganjar Pranowo memberi keterangan terkait imbauan untuk tidak mudik. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Semarang – Warga Jawa Tengah yang saat ini berada di perantauan diminta untuk tak mudik ke kampung halaman saat Lebaran tahun ini. Ini dilakukan untuk mencegah kembali meningkatnya kasus penyebaran Covid-19.
Terlebih pemerintah pusat juga telah mengeluarkan larangan untuk mudik. Hal ini dikatakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ganjar meminta warga di perantauan untuk bersabar, menahan diri untuk tak mudik.
"Saya mendorong masyarakat tidak usah mudik ya, mumpung ini (Covid-19) lagi turun bagus. Sabar sebentar, ini kalau bisa dijaga kita akan bisa lebih cepat,” katanya, Selasa (30/3/2021).
Ganjar menyebut tak menginginkan ada gelombang kedua Covid-19. Ia mencontohkan sejumlah negara yang saat ini kasus coronanya kembali naik.
”Ingat pengalaman di Perancis dan India yang saat ini lagi naik. Tadi pagi saya juga habis ngobrol dengan KBRI di Kanada, ternyata kondisinya juga lagi naik," ujarnya.
Ganjar menjelaskan terkait teknis pelaksanaannya, saat ini masih menunggu aturan dari pemerintah pusat.
Aturan tersebut juga berkaitan dengan aturan teknis ibadah pada bulan Ramadan dari Kementerian Agama dan regulasi kendaraan yang boleh berlalu-lalang dari Kementerian Perhubungan.
"Pasti kita akan bekerja sama dengan provinsi sebelah, antarkabupaten (dan kota), dan TNI-Polri juga sudah menyiapkan skenario-skenario berjaga apalagi di perbatasan. Dinas kesehatan kita juga akan siap-siap, nanti akan dilakukan random test (tes acak)," katanya.
Baca: