Ganjar Perintahkan Perketat Pengawasan Tempat Rawan Kerumunan, dari Wisata Hingga Pusat Perbelanjaan
Ali Muntoha
Senin, 3 Mei 2021 14:01:46
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memerintahkan semua kepala daerah di provinsi ini memperketat pengawasan tempat-tempat yang berpotensi memicu kerumunan. Mulai dari pusat perbelanjaan, hotel, hingga tempat-tempat wisata.
Perintah ini disampaiakan Ganjar saat rapat koordinasi penegakan disiplin protokol kesehatan daerah yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara daring, Senin (3/5/2021).
“Tadi sudah saya sampaikan pada kawan-kawan bupati/wali kota, karena ini lagi prepegan ya, pasar kaget, pasar tradisional, mal, (kita) minta untuk dilakukan penjagaan,” ucap Ganjar.
Satpol PP, kepolisian dan TNI akan dikeragkan untuk melakukan operasi yustisi di lokasi-lokasi yang rawan terjadi kerumuman.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memerintahkan semua kepala daerah di provinsi ini memperketat pengawasan tempat-tempat yang berpotensi memicu kerumunan. Mulai dari pusat perbelanjaan, hotel, hingga tempat-tempat wisata.
Perintah ini disampaiakan Ganjar saat rapat koordinasi penegakan disiplin protokol kesehatan daerah yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara daring, Senin (3/5/2021).
“Tadi sudah saya sampaikan pada kawan-kawan bupati/wali kota, karena ini lagi prepegan ya, pasar kaget, pasar tradisional, mal, (kita) minta untuk dilakukan penjagaan,” ucap Ganjar.
Satpol PP, kepolisian dan TNI akan dikeragkan untuk melakukan operasi yustisi di lokasi-lokasi yang rawan terjadi kerumuman.
“Lalu, Satpol PP bekerja sama dengan kepolisian dan TNI untuk melakukan operasi yustisi lagi. Untuk mengingatkan mereka (masyarakat),” terangnya.
Lebih lanjut, pengelola objek wisata dan hotel juga diminta untuk menjaga protokol kesehatannya. Apabila kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, Ganjar memastikan tak segan untuk menutup paksa.
“Saya minta untuk dicek semuanya. Kalau kemudian tidak bisa dikendalikan perintahnya satu, tutup. Ini serius untuk kita agar bisa menjaga semuanya” terangnya.
Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha