Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memerintahkan semua kepala daerah di provinsi ini memperketat pengawasan tempat-tempat yang berpotensi memicu kerumunan. Mulai dari pusat perbelanjaan, hotel, hingga tempat-tempat wisata.

Perintah ini disampaiakan Ganjar saat rapat koordinasi penegakan disiplin protokol kesehatan daerah yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara daring, Senin (3/5/2021).

“Tadi sudah saya sampaikan pada kawan-kawan bupati/wali kota, karena ini lagi prepegan ya, pasar kaget, pasar tradisional, mal, (kita) minta untuk dilakukan penjagaan,” ucap Ganjar.

Satpol PP, kepolisian dan TNI akan dikeragkan untuk melakukan operasi yustisi di lokasi-lokasi yang rawan terjadi kerumuman.

“Lalu, Satpol PP bekerja sama dengan kepolisian dan TNI  untuk melakukan operasi yustisi lagi. Untuk mengingatkan mereka (masyarakat),” terangnya.Lebih lanjut, pengelola objek wisata dan hotel juga diminta untuk menjaga protokol kesehatannya. Apabila kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, Ganjar memastikan tak segan untuk menutup paksa.“Saya minta untuk dicek semuanya. Kalau kemudian tidak bisa dikendalikan perintahnya satu, tutup. Ini serius untuk kita agar bisa menjaga semuanya” terangnya.Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler