Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang – Tindakan yang diambil Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang langsung mencopot oknum lurah yang kedapatan melakukan tindakan pungutan liar (pungli) mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Gubernur Ganjar memuji sikap tegas Gibran tersebut. Ia juga memuji sikap Gibran yang yang dengan berani meminta maaf pada rakyatnya dan mengembalikan hasil pungli ke pedagang. Menurutnya, ketegasan Gibran sebagai contoh pemimpin daerah yang melindungi rakyatnya.

“Kalau kesadaran dari penyelenggara pemerintahannya seperti itu, maka masyarakat akan merasakan hadirnya negara di tengah-tengah mereka," katanya, Selasa (4/5/2021).

Sebelumnya ramai diberitakan jika Gibran mencopot oknum lurah yang melakukan pungli berkedok zakat kepada para pedagang di Gajahan. Gibran juga mendatangi para pedagang dan mengembalikan uang hasil pungli oknum lurah tersebut.

Tak hanya Gibran, sejumlah pejabat daerah menurut dia juga telah menunjukkan ketegasannya dalam memimpin. Ia mencontohkan Wali Kota Medan Bobby Nasution. Beberapa waktu lalu, Bobby juga melakukan hal yang sama, yakni mengambil ketegasan setelah adanya praktik pungli.

"Pak Hendi (Hendrar Prihadi Wali Kota Semarang) juga bagus, jadi ini nular kemana-mana, bahkan sampai Kediri. Mas Dhito (Hanindhito-Bupati Kediri) juga sidak parkir liar dan ditindak, pungli dikembalikan semuanya," terangnya.

Baca: Gibran Marah, Lurah Gajahan Solo Diduga Lakukan Pungutan Liar

Ganjar meyakini, dengan tren kepala daerah yang tegas dan gerak cepat seperti Gibran, Bobby, Dhito ini, masyarakat akan semakin banyak melapor kepada pemimpinnya jika ada persoalan.

Ia berharap bupati/wali kota proaktif membuka diri dan mau merespon berbagai keluhan masyarakat."Ini harapan saya dan juga harapan masyarakat tentunya. Maka untuk kepala daerah lain, ayo dong ikut-ikutan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Buat kanal-kanal laporan agar masyarakat mudah mengakses dan menyampaikan semua masukan dan persoalan," ucapnya.Ganjar mengingatkan, seorang aparatur negara seharusnya menjadi pelayan rakyat, bukan malah menyulitkan rakyat dengan melakukan pungutan liar. Ia juga mengimbau para pejabat untuk menjaga integritasnya.Baca: Buka Aduan Masyarakat Lewat WhatsApp, Wali Kota Gibran: Keamanan Pelapor Saya JaminApalagi sebentar lagi Lebaran. Ia tak menginginkan mendapat ada ASN yang meminta-minta parcel atau THR, karena itu sebagai bentuk gratifikasi."Saya ingatkan ya, awas hati-hati sebentar lagi Lebaran. Banyak parsel, jangan sampai pejabat minta-minta parsel. Tidak boleh terima itu, itu gratifikasi. Kalau mau kasih, silakan kasih mereka yang membutuhkan, yatim piatu, pegawai honorer dan lainnya," tegasnya. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler