Lonjakan Kasus di Delapan Daerah di Jateng Termasuk Kudus Jadi Perhatian Serius, Pemprov Siapkan Skenario Penanganan
Ali Muntoha
Senin, 31 Mei 2021 13:07:01
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Semarang – Pemerintah menyiapakan skenario untuk menangani lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus, sejak beberapa waktu terakhir. Selain Kudus, tujuh daerah lain juga mendapat perhatian serius terkait penyebaran corona.
Daerah-daerah itu yakni Karanganyar, Sragen, Wonogiri, Banyumas, Cilacap, Klaten, dan Jepara.
Penanganan kasus corona di Kudus disebut Ganjar kini telah mulai tertata. Meskipun keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit masih tinggi.
"Kudus sudah mulai manageable (mudah ditata), meskipun BOR-nya tinggi banget. Maka kita menyiapkan skenario-skenario untuk respons yang lebih matang," kata Ganjar di kantornya, Senin (31/5/2021).
Ganjar menyebut, respon sigap dari semua pihak di Kudus atas lonjakan kasus itu perlu diapresiasi. Termasuk keterlibatan pemda, Polri dan TNI yang langsung bergerak melakukan penanganan.
"Saya terima kasih Polri sudah turun dan sense (kepekaan) dari kawan kepala daerah bagus. Jadi mereka langsung operasi yustisi dilakukan, masyarakat kita edukasi terus, rumah sakit kita siapkan dengan baik dan kita menunggu apakah bisa berjalan dengan baik," jelasnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Gubernur Ganjar Pranowo memberi keterangan pada wartawan. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Semarang – Pemerintah menyiapakan skenario untuk menangani lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus, sejak beberapa waktu terakhir. Selain Kudus, tujuh daerah lain juga mendapat perhatian serius terkait penyebaran corona.
Daerah-daerah itu yakni Karanganyar, Sragen, Wonogiri, Banyumas, Cilacap, Klaten, dan Jepara.
Penanganan kasus corona di Kudus disebut Ganjar kini telah mulai tertata. Meskipun keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit masih tinggi.
"Kudus sudah mulai manageable (mudah ditata), meskipun BOR-nya tinggi banget. Maka kita menyiapkan skenario-skenario untuk respons yang lebih matang," kata Ganjar di kantornya, Senin (31/5/2021).
Ganjar menyebut, respon sigap dari semua pihak di Kudus atas lonjakan kasus itu perlu diapresiasi. Termasuk keterlibatan pemda, Polri dan TNI yang langsung bergerak melakukan penanganan.
"Saya terima kasih Polri sudah turun dan sense (kepekaan) dari kawan kepala daerah bagus. Jadi mereka langsung operasi yustisi dilakukan, masyarakat kita edukasi terus, rumah sakit kita siapkan dengan baik dan kita menunggu apakah bisa berjalan dengan baik," jelasnya.
Beberapa daerah lain yang mengalami peningkatan kasus juga terus dipanatau. Terbaru menurutnya, ada laporan dari Kota Semarang karena juga menampung pasien dari luar kota.
"Nanti akan kita lakukan checking (pengecekan) yang ada di lapangan. Saya senang tadi pagi Wali Kota Semarang menyampaikan siap membantu. Semarang memang naik tapi tidak hanya dari Semarang, ternyata ada juga dari luar Semarang," ungkap Ganjar.
Sementara di Banyumas dan Cilacap juga diminta meningkatkan kewaspadaan, lantaran munculnya varian baru Covid-19 dari ABK kapal pengangkut gula dari India.
Selain itu, Ia meminta kepada masyarakat agar tetap waspada dan menjaga disiplin protokol kesehatan. Partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah lonjakan kasus.
Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha