Jokowi Tinjau Bandara JB Soedirman Purbalingga, Ganjar Laporkan Soal Ini
Ali Muntoha
Jumat, 11 Juni 2021 11:23:40
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Purbalingga – Presiden Joko Widodo mendarat di Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman Purbalingga, Jumat (11/6/2021). Jokowi menumpangi pesawat Garuda Indonesia jenis ATR-72.
Jokowi disambut oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi. Menhub Budi Karya Sumadi juga ikut hadir.
Setelah turun dari pesawat, Jokowi nampak berbincang singkat dengan Ganjar dan Budi Karya sambil masuk ke terminal untuk melakukan pengecekan.
Saat pengecekan terminal itu, Ganjar melaporkan sejumlah hal. Di antaranya, dampak positif bandara ini yang tak hanya dialami oleh Purbalingga semata, namun juga daerah lain. Seperti Banyumas, Pemalang, Banjarnegara, Cilacap, Wonosobo, dan Kebumen.
"Bandara ini dengan daerah lain di sekitar Purbalingga dekat pak. Jadi tidak hanya Purbalingga yang ketiban rezeki, daerah lain juga akan merasakan dampaknya. Tentu kita berharap bisa menggerakkan perekonomian di wilayah Jateng bagian selatan ini," ucap Ganjar.
Jokowi sendiri mengatakan, kedatangannya ke Purbalingga memang khusus untuk meninjau progres pembangunan Bandara JB Soedirman. Ia melihat pembangunan landasan pacu (runway) sudah selesai dengan panjang 1.600 meter dan lebar 30 meter.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Gubernur Ganjar Pranowo menyambut Presiden Jokowi di Bandara JB Soedirman Purbalingga. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Purbalingga – Presiden Joko Widodo mendarat di Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman Purbalingga, Jumat (11/6/2021). Jokowi menumpangi pesawat Garuda Indonesia jenis ATR-72.
Jokowi disambut oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi. Menhub Budi Karya Sumadi juga ikut hadir.
Setelah turun dari pesawat, Jokowi nampak berbincang singkat dengan Ganjar dan Budi Karya sambil masuk ke terminal untuk melakukan pengecekan.
Saat pengecekan terminal itu, Ganjar melaporkan sejumlah hal. Di antaranya, dampak positif bandara ini yang tak hanya dialami oleh Purbalingga semata, namun juga daerah lain. Seperti Banyumas, Pemalang, Banjarnegara, Cilacap, Wonosobo, dan Kebumen.
"Bandara ini dengan daerah lain di sekitar Purbalingga dekat pak. Jadi tidak hanya Purbalingga yang ketiban rezeki, daerah lain juga akan merasakan dampaknya. Tentu kita berharap bisa menggerakkan perekonomian di wilayah Jateng bagian selatan ini," ucap Ganjar.
Jokowi sendiri mengatakan, kedatangannya ke Purbalingga memang khusus untuk meninjau progres pembangunan Bandara JB Soedirman. Ia melihat pembangunan landasan pacu (runway) sudah selesai dengan panjang 1.600 meter dan lebar 30 meter.
"Meskipun terminalnya belum selesai, tapi minggu lalu telah dilakukan penerbangan dari Jakarta ke Purbalingga dan dari Purbalingga ke Surabaya oleh Citilink. Saya melihat juga penumpangnya lebih dari 70 persen. Alhamdulillah," katanya.
Ia berharap Bandara JB Soedirman bisa berkontribusi untuk menumbuhkan ekonomi di Jateng. Sehingga diharapkan mobilitas orang, barang dan logistik akan lebih baik.
"Ini bagus, saya senang. Meskipun terminalnya darurat, tapi airportnya sudah dipakai. Saya kira ini lebih produktif daripada menunggu harus selesai baru dilakukan penerbangan," terangnya.
Cara seperti ini lanjut Jokowi akan diterapkan pada pembangunan bandara-bandara lain yang sedang dibangun di Indonesia.
Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha