Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan tantangan berhadiah pada para pasien Covid-19 yang menjalani isolasi di Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Selasa (22/6/2021). Mereka ditantang membuat video soal corona.

Tantangan itu dilontarkan Ganjar saat ia mengunjungi para pasien tersebut. Selain memberikan tantangan berhadiah, Ganjar juga sempat berdialog dengan pasien yang karantina di tempat itu

"Setuju ya. Mulai hari ini, memperebutkan lima hadiah dari gubernur. Panitia nanti dikoordinasi oleh petugas di sini," kata Ganjar.

Ganjar menjelaskan terkait video yang harus dibuat oleh mereka yang menjalani isolasi terpusat. Video itu, lanjut Ganjar, harus berdurasi tidak lebih dari 2 menit.

Video yang dibuat bisa berbentuk sosialisasi, imbauan, atau cerita tentang bahaya Covid-19 termasuk bagaimana teman-teman yang positif itu bisa tertular.

"Misal video pendek bagaimana teman-teman ini bisa ketularan atau video pesan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat untuk disiplin menghindari kerumunan kemudian suruh pakai masker dengan benar. Bisa juga tentang bagaimana rumah sakit dan tempat isolasi sekarang penuh. Intinya biar masyarakat tahu kondisinya sekarang seperti apa," jelas Ganjar.

Sementara itu, terkait keterisian tempat isolasi terpusat di Rumdin Wali Kota Semarang saat ini mencapai sekitar 80 persen. Pasien yang ditemui Ganjar pagi itu rata-rata baru menjalani karantina kurang dari lima hari.

Di antara mereka juga ada yang berasal dari luar Kota Semarang. Salah seorang di antaranya adalah Alwi, warga asal Mranggen, Demak.
Di antara mereka juga ada yang berasal dari luar Kota Semarang. Salah seorang di antaranya adalah Alwi, warga asal Mranggen, Demak.Pemuda yang bekerja sebagai tukang parkir di sebuah rumah sakit tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 dan baru menjalani isolasi di Rumdin Wali Kota Semarang selama dua hari.Ganjar juga berdialog dengan seorang perempuan yang mengaku terkonfirmasi positif Covid-19 setelah acara lamaran. Bahkan dalam waktu dekat akan menggelar akad nikah."Kemarin ada acara lamaran, tanggal 30 rencana menikah," ujar perempuan itu kepada Ganjar.Dalam beberapa kesempatan mengunjungi tempat isolasi terpusat, Ganjar selalu meminta kepada para pasien isolasi untuk membuat video pendek. Video tersebut merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terkait pandemi Covid-19 yang belum selesai.Juga agar masyarakat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan karena varian baru yang ditemukan akhir-akhir ini sangat cepat menular sehingga mengakibatkan lonjakan kasus di beberapa daerah. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler