Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Boyolali – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (13/9/2021) pagi, tiba-tiba menghentikan mobil saat dalam perjalanan untuk mendampingi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Solo Raya.

Ini terjadi saat Ganjar berada di wilayah Boyolali. Usai menghentikan kendaraan, Ganjar langsung masuk ke SMP Negeri 3 Sawit, Boyolali.

Di tempat ini ternyata Ganjar ingin melihat secara langsung protokol kesehatan (prokes) di sekolah tersebut. Pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah tersebut belum resmi digelar, namun ada kegiatan penilaian terhadap siswa.

“Ini kelas berapa? Sudah siap PTM belum? Jadi disuruh masuk ini suruh ngapain?,” tanya Ganjar.

Mendengar pertanyaan Ganjar, para siswa tampak kebingungan. Sampai salah satu siswa, mengangkat tangan dan menjawab pertanyaan Ganjar.

Mereka menjawab mengisi AKM (Asesmen Kompetensi Minimum). Siswa Bernama Tiara itu pun menjelaskan dengan detail apa yang dimaksud dengan AKM.

Baca: Jawaban Pelajar Papua saat Ditanya Ganjar: Aku Tresno Koe
Baca: Jawaban Pelajar Papua saat Ditanya Ganjar: Aku Tresno KoeTiara pun mendapat pujian dari Ganjar. Kepada Ganjar, siswi itu mengaku berangkat sekolah diantar oleh orang tua. Ia juga mennceritakan jika baru pindah ke sekolah itu, karena ikut orang tuanya yang terdampak pandemi.Karena hanya Tiara yang berani menjawab pertanyaan, Ganjar pun menawarinya hadiah. Tiara diminta memilih sepeda atau laptop. Dengan mantap ia menjawab memilih laptop.“Senang banget, tak menyangka di hari pertama sekolah dapat hadiah laptop dari gubernur,” akunya.Sebelum pamit, Ganjar berpesan pada para guru, untuk menjaga kedisiplinan protokol kesehatan. Anak-anak terus dilatih agar mereka punya kebiasaan baru itu. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler