Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Solo – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan jika kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) di tiap daerah tak harus seragam. Pemerintah daerah bisa menerapkan PTM atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang disesuaikan hasil evaluasi di tiap daerah.
Hal ini menurut Ganjar tak hanya berlaku untuk tingkat PAUD hingga SMP yang menjadi kewenangan kabupateng/kota. Tapi juga berlaku untuk tingkat SMA/SMK yang menjadi kewenangan pemprov.
"Kami menyesuaikan kabupaten/kota. Kalau kemudian satu kabupaten/kota memutuskan harus dievaluasi maka seluruh pendidikan harus mengikuti. Jadi tidak harus seragam," kata Ganjar usai acara di Hotel Alila, Surakarta, Sabtu (17/2/2022).
Menurut Ganjar, penyesuaian itu agar tidak ada benturan kebijakan di level pemerintahan. Ia mencontohkan yang terjadi di Kota Semarang dan Solo.
Pemkot Semarang menghentikan PTM selama dua pekan mulai Senin (7/2/2022). Proses belajar siswa kembali menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring.
Kebijakan itu bersamaan dengan diberlakukannya PPKM Level 2 di Kota Semarang.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Solo – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan jika kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) di tiap daerah tak harus seragam. Pemerintah daerah bisa menerapkan PTM atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang disesuaikan hasil evaluasi di tiap daerah.
Hal ini menurut