Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Ambarawa – Rumah seorang kader PDI Perjuangan Kecamatan Banyubiro, Kabupaten Semarang, kini jadi lebih nyaman. Rumah milik Suryono itu, dulu sangat memprihatinkan. Dan kini berubah setelah dibedah Ganjar Pranowo.
Gubernur Jawa Tengah itu memberikan bantuan beberapa waktu lalu untuk memperbaiki rumah Suyono.
"Tidak menyangka-nyangka kalau Pak Ganjar datang ke sini, waktu itu habis Jumatan. Terus melihat kondisi rumah, dan saya ceritakan atap bocor dan dinding rusak," ujar Suryono di rumahnya, Rabu (16/3/2022).
Lantaran kondisi rumah yang memprihatinkan, Ganjar lalu memberikan bantuan sebesar Rp 20 juta untuk renovasi rumahnya.
Uang bantuan itu kemudian dibuat renovasi rumahnya. Di antaranya bagian atap, dinding dan plavon. Renovasi itu dikerjakan secara gotong-royong oleh warga sekitar.
"Tradisi di sini kalau bangun rumah gotong royong, modelnya kerja bakti. Sekarang rumahnya sudah baik dan tidak memprihatinkan lagi," tuturnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Suyono, kader PDIP di Ambarawa melihat rumahnya yang telah dibedah Ganjar Pranowo. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Ambarawa – Rumah seorang kader PDI Perjuangan Kecamatan Banyubiro, Kabupaten Semarang, kini jadi lebih nyaman. Rumah milik Suryono itu, dulu sangat memprihatinkan. Dan kini berubah setelah dibedah Ganjar Pranowo.
Gubernur Jawa Tengah itu memberikan bantuan beberapa waktu lalu untuk memperbaiki rumah Suyono.
"Tidak menyangka-nyangka kalau Pak Ganjar datang ke sini, waktu itu habis Jumatan. Terus melihat kondisi rumah, dan saya ceritakan atap bocor dan dinding rusak," ujar Suryono di rumahnya, Rabu (16/3/2022).
Lantaran kondisi rumah yang memprihatinkan, Ganjar lalu memberikan bantuan sebesar Rp 20 juta untuk renovasi rumahnya.
Uang bantuan itu kemudian dibuat renovasi rumahnya. Di antaranya bagian atap, dinding dan plavon. Renovasi itu dikerjakan secara gotong-royong oleh warga sekitar.
"Tradisi di sini kalau bangun rumah gotong royong, modelnya kerja bakti. Sekarang rumahnya sudah baik dan tidak memprihatinkan lagi," tuturnya.
Suryono menceritakan bahwa dulu atap rumahnya sering bocor kalau musim hujan. Dan, dinding yang terbuat dari papan sudah keropos dan miring.
Ia mengaku tidak pernah berpikir akan mampu merenovasi rumahnya itu. Sebab, ia hanya bekerja sebagai buruh tani.
"Tidak membayangkan bisa memperbaiki rumah karena saya hanya buruh tani," terang dia.
Ia pun bersyukur karena rumahnya saat ini sudah direnovasi menjadi baik dan layak huni.
Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha