Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah segera mengupayakan peminjaman pompa air untuk menyedot genangan banjir yang ada di sejumlah desa di Kabupaten Kudus. Mengingat banjir hingga kini belum surut.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk meminjami Kudus pompa penyedot banjir.

“Karena masih hujan, kalau hanya menunggu debitnya, akan butuh waktu lama,” ucap Yasin ketika mengunjungi lokasi pengungsian di Desa Karangrowo, Rabu (10/2/2021).

Dari Pemerintah Kabupaten Kudus sendiri, sambung Yasin, telah berkomunikasi untuk pengadaan pompa penyedot. Sehingga sesegera mungkin untuk dipinjamkan dari provinsi.

“Tapi ini banjir ada di mana-mana, debit air juga masih tinggi sehingga mungkin pembuangannya tak bisa maksimal nanti,” sambung dia.

Selain pengadaan pompa, pihak pemprov juga akan mengupayakan normalisasi sungai untuk pemecahan masalah jangka panjang. Walau memang sungai yang mengalir di Kabupaten Kudus merupakan ranahnya pemerintah pusat.

“Kami komunikasikan dengan BBWS pusat dan PUPR juga, ada anggaran multiyears untuk ini. Namun pengerjaannya tidak langsung, tapi dari provinsi juga akan ada penganggaran pembuangan ke kali Juana ini,” sambungnya.

Soal penanganan pengungsi, pihaknya mengatakan Pemkab Kudus telah sigap dalam menangani pengungsi. Baik dari segi pemenuhan logistik dan segi kebutuhan kesehatan pengungsi."Alhamdulillah, penanganan pengungsi banjir di Kudus sigap. Pak Bupati juga selalu cek. Untuk kebutuhan dasar pengungsi juga terpenuhi. Tinggal pompa saja untuk banjir di Kudus ini,” terangnya.Sementara terkait kondisi jalan yang mulai berlubang di seputaran pantura, pihaknya akan mengkomunikasikan dengan Kementerian PUPR untuk pembiayaan perbaikan sepanjang Semarang menuju Rembang.Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo berharap Pemprov Jateng bisa meminjamkan pompa agar air dapat segera disedot.“Kami minta bantuan Pak Wagub terkait peminjaman pompa. Ini agar air bisa segera disedot dan disalurkan ke Sungai Wulan yang sudah mulai turun debitnya,” tandas dia. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler