Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mewanti-wanti semua masyarakat Kudus untuk mewaspadai varian baru Covid-19 delta asal India yang kini telah masuk di Kota Kretek.

Ganjar pun mengingatkan warga agar tidak melepas masker ketika berada di tempat keramain atau malah tidak usah ke luar rumah bila tidak punya kebutuhan yang mendesak.

“Ingat, varian baru sudah masuk di Kudus. Inilah kenapa penularannya cepat sekali. Jangan pernah lepas masker saat ada di kerumunan,” ucap Ganjar usai berkoordinasi dengan Pemkab Kudus terkait pencegahan penularan varian baru Covid-19 delta di Kudus, Minggu (13/6/2021).

Ganjar, juga mengusulkan Pemerintah Kabupaten Kudus untuk lebih memperbanyak jumlah karyawan yang melakukan work from home (WFH). Kebijakan lima hari di rumah saja juga diusulkan untuk diterapkan di Kudus.

“Ini benar-benar harus segera dilakukan dan ini butuh dukungan dari masyarakat,” ujarnya.

Soal varian baru sendiri, Ganjar mengakui baru ada di Kabupaten Kudus. Namun bukan tidak mungkin juga ditemukan di daerah-daerah lainnya yang kini juga tengah mengalami peningkatan kasus.

“Yang sudah diuji baru sampel dari Kudus. Bukan berarti yang lain tidak ada, karena melihat di tiga pekan lalu hanya ada tiga kota yang mengalami lonjakan, namun kini bertambah sebelas daerah, ” jelas Ganjar.

Baca: Varian Covid-19 India Terdeteksi di Kudus, 28 Sampel PositifSementara Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, pihaknya akan kesulitan jika memperbanyak karyawan yang melakukan WFH. Mengingat juga mulai banyak karyawan dan ASN yang terpapar Covid-19.Sementara terkait kebijakan lima hari di rumah saja, Hartopo mengatakan siap mendukung usulan tersebut. Pihaknya akan segera merumuskan kebijakan tersebut hari ini. Untuk kemudian bisa segera dilakukan besok.Hanya, pihaknya masih belum akan menutup sektor-sektor perekonomian seperti pasar dan pabrik-pabrik di Kudus.“Tapi SOP prokesnya harus dijalankan, kapasitasnya harus diperhatikan,” jelas Hartopo. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler