Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkunjung ke Kabupaten Kudus dan mengunjungi Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Kecamatan Mejobo, Kudus, Kamis (9/6/2022).

Di sana, Ganjar melihat produksi industri rokok skala kecil yang mayoritas pekerjanya adalah para emak-emak. Ganjar mampir di Perusahaan Rokok (PR) Rajan Nabadi yang berlokasi di salah satu gedung KIHT Kudus itu.

Sesampainya di sana riuh obrolan emak-emak mulai pecah. Konsentrasi mereka buyar ketika orang nomor satu di Jawa Tengah itu mulai menyapa mereka.

Kae Pak Ganjar sing ning tipi, jebul koyo ngono uwonge (Itu Pak Ganjar yang ada di televisi, ternyata seperti itu orangnya),” kata salah satu buruh rokok emak-emak kepada temannya.

Baca: Ganjar Beri Bantuan Mesin Cetak Bungkus Rokok untuk KIHT Kudus

Ada juga, emak-emak buruh rokok yang nyeletuk bilang “cair pak cair” saat Ganjar akan berlalu di depannya.

Dikatakannya lagi maksud dia adalah pencairan BLT bagi buruh rokok yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT).

Terkait hal itu, Ganjar mengonfirmasinya kepada awak media. Dia mengatakan, Pemprov Jateng kini tengah melakukan verifikasi data penerima BLT buruh rokok.

Baca: Kabar Gembira, BLT Buruh Rokok dari Pemkab Kudus Cair JuniKetika semua proses telah selesai, maka akan segera disalurkan. Pihaknya pun meminta para buruh rokok untuk bersabar sedikit lagi.“Tinggal datanya saja, nanti kalau sudah diverifikasi di pabrik-pabrik ya tinggal kita deliver saja,” pungkasnya.Dalam kesempatan itu Ganjar juga memberikan bantuan mesin mesin Etiket atau mesin pencetak kemasan rokok untuk dipergunakan para pelaku usaha rokok kelas III di KIHT Kabupaten Kudus.Dia menyebut, walau dirinya bukan seorang perokok namun dia tetap mendukung para pelaku UMKM rokok untuk terus maju dan berkembang.“Semoga ini bia menambah kebaikan usahanya, baik dari kualitas usaha hingga terjadi kenaikan skala bisnisnya,” pungkas Ganjar. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler