Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen mengatakan, potensi kerawanan bencana ini ada di seluruh wilayah Jawa Tengah. Karena itu, pihaknya sudah mengumpulkan semua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di 35 kabupaten/kota untuk merespon masalah tersebut.

"Nah, yang bisa dilakukan masyarakat adalah, mari kita bersihkan sungai-sungai dari sampah agar nanti tidak terjadi banjir," katanya di sela-sela menghadiri Tradisi Meron di Sukolilo, Pati, Senin (11/11/2019).

Terkait dengan antisipasi bencana, pihaknya menyebut juga sudah menyiapkan sejumlah langkah. Bahkan, semua kabupaten/kota yang rawan terjadi bencana banjir, sudah dilakukan pendataan.

"Kami sudah membuat grup WhastApp (WA) khusus untuk 35 BPBD kabupaten/kota di Jateng. Kita bisa koordinasi melalui grup itu," ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, apalagi di sungai. Karena, kalau saat musim hujan, sampah itu bisa mengganggu jalannya air."Marilah kita sama-sama membersihkan sampah. Ini harus ada kesadaran dari diri kita sendiri," pungkasnya. Reporter: Cholis AnwarEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler