Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dalam kesempatan itu, dilakukan acara penandatanganan deklarasi komitmen pencegahan perkawinan anak. Penandatanganan diawali oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni dan dilanjutkan kepala daerah lainnya. Terakhir, tandatangan deklarasi dibubuhkan oleh Ganjar Pranowo.

Selain itu, dilangsungkan pula deklarasi anak, dan penyerahan beragam bantuan pada belasan orang. Antara lain, bantuan peralatan sekolah, modal usaha, rehab rumah tidak layak huni serta peralatan bagi penyandang disabilitas.

[caption id="attachment_167257" align="aligncenter" width="720"] Gubernur Ganjar Pranowo menghadiri puncak acara peringatan HAN dan Harganas XXVI tingkat Jateng yang dilangsungkan di Alun-Alun Purwodadi, Grobogan, Sabtu (29/6/2019)[/caption]

Sebelum menyerahkan bantuan, Ganjar sempat bernyanyi bersama anak-anak PAUD dan tanya jawab singkat dengan siswa SD dan SMP yang dihadirkan dalam peringatan Harganas dan HAN tersebut.

Ganjar menyatakan, larangan pernikahan anak ini perlu disosialisasikan. Dia meminta semua kepala daerah agar tidak hanya sepakat menolak pernikahan anak saja. Namun mereka juga diminta ikut menyosialisasikannya terus-menerus sehingga jangan sampai ada pernikahan anak.

Dia meminta agar hal-hal yang mengancam anak, termasuk pekerja anak, tidak ada lagi di Jawa Tengah. Oleh sebab itu, orang tua hingga negara harus serius mengurusi anak. Disamping itu keluarga dinilai juga punya peran penting supaya anak bisa tumbuh dengan baik.
Dia meminta agar hal-hal yang mengancam anak, termasuk pekerja anak, tidak ada lagi di Jawa Tengah. Oleh sebab itu, orang tua hingga negara harus serius mengurusi anak. Disamping itu keluarga dinilai juga punya peran penting supaya anak bisa tumbuh dengan baik.Ia menegaskan, peringatan Harganas merupakan ajang untuk menggelorakan dan menyosialisasikan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang berkarakter dan sejahtera. Harganas dimaksudkan untuk mengingatkan pada seluruh masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara.“Keluarga sebagai soko guru bangsa, keluarga sebagai wadah utama dan pertama dalam membina anak-anak. Keluarga akan selalu menghidupkan, memelihara dan memantapkan serta mengarahkan kekuatan tersebut sebagai perisai dalam menghadapi persoalan yang terjadi,” katanya.Sebelum puncak acara, dalam penyelenggaraan rangkaian Harganas XXVI ini, telah dilaksanakan berbagai rangkaian kegiatan. Diantaranya, seminar mengenai kesehatan reproduksi, dan ketahanan keluarga. Kemudian ada acara roadshow mobil unit penerangan menuju Desa Suwatu, Kecamatan Gabus dilanjutkan sosialiasi pendewasaan usia perkawinan anak dan pelayanan KB keluarga miskin. Selanjutnya, ada acara festival permainan tradisional, pameran UPPKS, dan pentas wayang kulit. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler