Ganjar Cemas Nakes di Jepara Mulai Kewalahan Tangani Pasien Covid
Faqih Mansur Hidayat
Selasa, 15 Juni 2021 13:37:23
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara - Banyaknya tambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Jepara membuat fasilitas Kesehatan kelimpungan. Tak sedikit tenaga Kesehatan (nakes) yang sudah tumbang selama melayani pasien yang terkonfirmasi positif virus yang penyebarannya semakin mengganas ini.
Mendapati nakes-nakes yang kewalahan di RSUD RA Kartini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo cemas. Ia khawatir jika penanganan pasien menjadi amburadul.
Pihaknya menyatakan, meningkatnya kasus baru Covid-19 di Jepara, Kudus, Demak, dan Pati harus menjadi perhatian khusus. Ganjar pun memantau kondisi RSUD RA Kartini yang sudah mulai penuh dengan pasien baru.
Untuk itu, Ganjar memerintahkan agar pemerintah Jepara memindahkan antrean pasien ke RSUD Rehatta Kelet. Di sana ada 30 tempat tidur yang sampai siang ini kosong.
“Saya tahu ini sulit. Tidak mudah. Nakesnya sudah kelenger semuanya. Kasihan betul. Saya tahu masyarakat sudah capai,” kata Ganjar saat memantau penanganan Covid-19 di Jepara, Selasa (15/6/2021).
Ganjar juga menemukan fakta bahwa jumlah nakes yang dimiliki Jepara sudah menipis. Untuk itu, ia akan menambah nakes untuk diperbantukan di Jepara.
“Kami sudah bicara dengan beberapa fakultas kedokteran semester akhir. Kita minta izin untuk digunakan (diperbantukan ke Jepara-red),” ujar Ganjar.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Gubernur Ganjar Pranowo mendengar keluhan nakes di RSUD RA Kartini. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)[/caption]
MURIANEWS, Jepara - Banyaknya tambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Jepara membuat fasilitas Kesehatan kelimpungan. Tak sedikit tenaga Kesehatan (nakes) yang sudah tumbang selama melayani pasien yang terkonfirmasi positif virus yang penyebarannya semakin mengganas ini.
Mendapati nakes-nakes yang kewalahan di RSUD RA Kartini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo cemas. Ia khawatir jika penanganan pasien menjadi amburadul.
Pihaknya menyatakan, meningkatnya kasus baru Covid-19 di Jepara, Kudus, Demak, dan Pati harus menjadi perhatian khusus. Ganjar pun memantau kondisi RSUD RA Kartini yang sudah mulai penuh dengan pasien baru.
Untuk itu, Ganjar memerintahkan agar pemerintah Jepara memindahkan antrean pasien ke RSUD Rehatta Kelet. Di sana ada 30 tempat tidur yang sampai siang ini kosong.
“Saya tahu ini sulit. Tidak mudah. Nakesnya sudah kelenger semuanya. Kasihan betul. Saya tahu masyarakat sudah capai,” kata Ganjar saat memantau penanganan Covid-19 di Jepara, Selasa (15/6/2021).
Ganjar juga menemukan fakta bahwa jumlah nakes yang dimiliki Jepara sudah menipis. Untuk itu, ia akan menambah nakes untuk diperbantukan di Jepara.
“Kami sudah bicara dengan beberapa fakultas kedokteran semester akhir. Kita minta izin untuk digunakan (diperbantukan ke Jepara-red),” ujar Ganjar.
Baca: