Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Masyarakat Kepulauan Karimunjawa sampai saat ini masih belum bisa menikmati layanan kesehatan yang mumpuni bahkan lengkap. Jika membutuhkan bantuan medis, tak jarang masyarakat harus ke daratan Jepara supaya bisa terlayani dengan baik.

Salah satu fasilitas kesehatan yang sampai saat ini belum ada adalah Ultrasonografi (USG).  Sriatimah (33) salah satu ibu hamil di Karimunjawa, mengaku sampai kini belum bisa tes USG.

“Usia kehamilan saya sudah tujuh bulan. Tapi belum pernah tes USG,” kata Sriatimah ketika bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Puskesmas Karimunjawa, Jumat (10/9/2021).

Baca: Ganjar Beri Waktu Tiga Hari untuk Tuntaskan Vaksinasi di Karimunjawa

Bagi Sriatimah dan kebanyakan ibu-ibu hamil di Karimunjawa, mereka harus berpikir dua kali ketik akan melakukan tes USG ke daratan Jepara.

Sebab, setidaknya butuh biaya sekitar Rp 1 juta untuk menjalani tes, biaya penyeberangan, dan biaya makan dan menginap selama beberapa hari.

“Saya minta Pak Ganjar segera memberi alat USG di sini. Biar kami tidak kesulitan,” harap Sriatimah.
“Saya minta Pak Ganjar segera memberi alat USG di sini. Biar kami tidak kesulitan,” harap Sriatimah.Baca: Ganjar Diwaduli Ratusan Baterai PLTS di Karimunjawa MatiMenjawab keluhan itu, Ganjar mengatakan itu akan menjadi skala prioritas kebijakannya. Untuk itu, pihaknya akan secepatnya mengadakan pembelian alat USG bagi masyarakat Karimunjawa.“Rasanya penting ya, kita mengadakan alat USG di Karimunjawa. Sehingga mereka tidak perlu lagi pergi jauh-jauh ke Jepara,” tutur Ganjar.Melihat Karimunjawa sebagai kepulauan yang harus diberi perhatian khusus, Ganjar juga melihat masyarakat butuh ambulance laut. Ambulan itu nantinya akan digunakan untuk mempercepat mobilitas layanan kesehatan dari pulau ke pulau. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler