Alasan Vaksinasi Jepara Rendah karena Stok dari Pemprov, Ganjar: Bukan!
Faqih Mansur Hidayat
Rabu, 3 November 2021 16:37:37
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara - Target 50 persen vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Jepara pada bulan Oktober gagal tercapai. Hal itu membuktikan kembali bahwa capaian vaksinasi di Kota Ukir masih sangat minim.
Hingga 2 November 2021 kemarin, capaian vaksinasi di Jepara untuk dosis pertama baru 43 persen. Sedangkan untuk dosis kedua baru mencapai sekitar 21 persen.
Terkait dengan gagal tercapaianya target vaksinasi itu, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara beralasan minimnya stok vaksin yang didropping oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Data terakhir DKK Jepara, saat ini sisa vaksin tinggal 140.776 dosis. Rinciannya, Sinovac MDV tersisa 24.192 dosis, Astra Zeneca 4.924 dosis, Moderna 1.298 dosis, Sinopharm single 87 dosis, dan Pfizer 110.275 dosis.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo enggan disalahkan terkait distribusi vaksin dari Pemprov Jateng ke Jepara.
Baca: Jepara Belum Bisa Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Kenapa?
Dia menyebut, bahwa setiap pekan selalu ada dropping vaksin ke masing-masing kabupaten. Termasuk ke Kabupaten Jepara.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Gubernur Pranowo saat berada di Unisnu Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)[/caption]
MURIANEWS, Jepara - Target 50 persen vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Jepara pada bulan Oktober gagal tercapai. Hal itu membuktikan kembali bahwa capaian vaksinasi di Kota Ukir masih sangat minim.
Hingga 2 November 2021 kemarin, capaian vaksinasi di