Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sedangkan untuk korban luka ringan sampai saat ini terhitung sebanyak 286 orang. Sementara, untuk luka berat hanya 1 orang. Secara kumulatif, di Rembang sendiri sampai saat ini terhitung sebanyak 244 kali kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah kecelakaan tersebut, terhitung kerugian material sebanyak Rp 287.985.000.
Kasatlantas Polres Rembang, AKP Ahmad Ghifar Al Ahfaqsia mengaku, mayoritas kecelakaan yang terjadi di Rembang memang terjadi di jalur pantura Rembang. Yang mana jalur yang mengular mulai dari Kaliori hingga Lasem dengan jarak kurang lebih 60 kilometer tersebut banyak memakan korban jiwa maupun luka.
Berdasarkan penjelasannya, mayoritas penyebab kecelakaan yang terjadi di Rembang disebabkan oleh faktor human error (kesalahan manusia). “Cenderung (penyebabnya) faktor manusia,” jelas dia.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



