Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Wakil Sekretaris II Dewan Pengurus Pengelola (DPP) MAJT H Istajib AS mengatakan, akses khusus ini dibuka untuk jemaah dari arah Jalan Kartini, atau sebelah selatan MAJT. Jalan masuk sementara ini hanya dibuka untuk kendaraan kecil seperti motor dan mobil ukuran kecil.

”Jemaah yang datang dari arah Jalan Arteri Soekarno–Hatta bisa masuk melalui pintu sebelah utara atau pintu masuk relokasi Pasar Johar.Sementara kendaraan besar seperti bus tetap harus lewat gerbang utama dari Jalan Gajah,” katanya, Kamis (31/8/2017).

Ia menyatakan, salat Idul Adha di MAJT akan diimami KH Zaenuri Ahmad AH dan mengundang Rektor Universitas Diponegoro Prof Dr Yos Johan Utama SH Mhum sebagai khotib. Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko juga dijadwalkan salat di masjid ini.

”Kami telah melakukan banyak perbaikan dan persiapan mulai dari pembangunan jalan baru jolotundo, pengecatan ulang masjid dan perbaikan payung elektrik,” ujarnya.
Menurutnya, setelah salat id tidak langsung dilakukan pemotongan dan pembagian daging kurban. Pemotongan dan pembagian daging baru akan dilakukan keesokan harinya yakni pada Sabtu (2/9/2017).Ketua Panitia Idul Adha MAJT, KH Darodji menyatakan, pihaknya telah menerima hewan kurban enam ekor sapi yang berasal dari Keluarga Presiden RI, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah, Universitas Dian Nuswantoro, LAZ Masjid Al Azhar Jakarta, dan pengusaha dari Jepara.Juga ada delapan ekor dari Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen TNI Tatang Sulaiman, PT Mega Cipta Sentra Persada, Anggrek Katering, BPBD Provinsi Jawa Tengah, Rektor Unnes  Prof Fathur Rokhman, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jawa Tengah serta beberapa perorangan,” terangnya.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler