Aksi Bela Rohingya Dialihkan, Borobudur Tetap Ditutup untuk Wisatawan Perorangan
Murianews
Rabu, 6 September 2017 15:04:35
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Meski demikian, wisatawan berkelompok yang sudah membuat jadwal sebelumnya dan wisatawan asing tetap diperbolehkan masuk. Hal ini dijelaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sri Puryono usai rapat koordinasi dengan Forkompimda di Gedung A laintai 2 Setda Provinsi Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Rabu (6/9/2017).
Ia mengatakan, penutupan akses wisata Borobudur kepada wisatawan perorangan hanya sehari (Jumat 8/9/2017). Alasannya, wisawatan berkelompok lebih mudah dipantau. ”Wisatawan mancanegara diperbolehkan masuk dalam kawasan Candi Borobudur,” katanya.
Menurutnya, koordinator aksi yang akan mengepung Candi Borobudur telah mengonfirmasi untuk mengalihkan aksi ke Masjid An Nur. Aksi akan diganti dengan kegiatan simpatik tanpa ada orasi.
"Unjuk rasa di Candi Borobudur sudah disepakati untuk tidak dilakukan. Mereka mengadakan kegiatan simpatik dengan doa bersama dan salat Jumat bersama di Masjid Annur Magelang. Semua yang menangani nanti takmir masjid," ujarnya.
Baca : di Magelang Ganjar Pimpin Doa Bersama untuk Rohingya
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



