Sopir Taksi se-Jateng Geruduk Kantor Gubernuran, Mereka Minta Ganjar Lakukan Ini
Murianews
Kamis, 7 September 2017 13:20:59
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sopir taksi itu datang dari berbagai daerah, seperti Kota Semarang, Solo, Tegal, Purworejo, maupun Kudus. Mereka menggelar aksi menentang operasional taksi online.
Mereka mendesak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menghentikan operasional taksi online tersebut. Karena selain dianggap menyalahi aturan, keberadaan taksi online ini telah telah merusak pendapatan para sopir taksi.
”Mereka kan tak punya aturan yang tetap, gak punya undang-undang. Makanya kami kesal kalau mereka beredar seenaknya, sampai membuat pendapatan kami turun drastis hampir 50 persen,” kata Danang Sulistyo, sopir taksi dari Kosti Solo.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



