Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Calon praja asal Lampung itu meninggal beberapa hari sebelum ulang tahunnya. Dhea tercatat kelahiran 9 Oktober 1999. Dea diketahui mengikuti sejumlah rangkaian latihan dasar di Lapangan Resimen Akpol Semarang.

Calon praja ini telah mengikuti latihan dasar di Akpol sejak 9 September 2017 lalu, dan rencananya program tersebut bakal ditutup pada Jumat (6/10/2017) mendatang. Dan rencananya pada 17 Oktober mendatang akan dilantik menjadi praja.

Keterangan Gubernur Akpol, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, korban meninggal saat mengikuti apel pagi. Padahal sejak subuh korban terlihat cukup sehat dan sempat mengikuti rangkaian kegiatan fisik.

"Dea bersama rekan-rekannya bangun pagi pukul 04.00 WIB untuk melaksanakan salat subuh berjamaah dan dilanjutkan pengajian. Hingga pukul 07.45 WIB, Dea masih ikut makan bersama, setelah itu dia melakukan latihan fisik dengan memutari lapangan. Namun, saat berbaris di apel pagi, tiba-tiba Dhea terjatuh," katanya dikutip dari Tribun Jateng.

Rycko menyebut, tim medis sempat memberi pertolongan pada Dea saat ambruk dan membawanya ke RS Bhayangkara. Namun nyawa gadis tersebut tidak tertolong.

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan dokter menionggalnya Dea karena faktor kesehatan. Ia menyebut, sebelum mengikuti latihan korban juga mengeluh perutnya kembung kepada teman-temannya.Sementara itu, Gubernur IPDN, Ermaya Suradinata menyebut, Dhea mempunyai rekam jejak kesehatan yang cukup baik. Menurutnya, pihaknya telah melakukan pemeirksaan kesehatan kepada seluruh calon praja.”Pemeriksaan kesehatan dilakukan dua kali, mulai dari derah sampai saat tahapan di pusat. Sebelum dimulai kegiatan latihan pun pihak Akpol telah melakukan pemeriksaan," ujar Ermaya di RS Bhayangkara.Dikatakannya, pemeriksaan di daerah bekerja sama dengan Rumah Sakit Angkatan Darat dan Angkatan Laut. "Kemudian dilanjutkan di pusat dengan teknologi canggih, hasil pemeriksaan Dhea juga baik," kata Ermaya.Menurutnya, tahapan pelaksanaan diksar yang dilakukan bersama pihak Akpol memenuhi SOP yang berlaku. Meski demikian, tetap dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler