Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng memastikan, telah melakukan pemetaan daerah mana saja yang berpotensi terjadi banjir. Pemetaan dilakukan di seluruh wilayah Jateng.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng Sarwa Pramana mengatakan Januari 2018 ini diprediksi curah hujan akan sangat tinggi. Personel BPBD di sejumlah kabupaten/kota di Jateng diminta siaga dan warga juga waspada terhadap potensi luapan air sungai, yang bisa memicu banjir.

“Prediksinya curah hujan antara 300-500 milimeter. Sehingga temen-temen (personel BPBD) harus betul-betul siaga penuh,” katanya.

Ia menyebut, dalam beberapa waktu terakhis sudah banyak terjadi banjir akibat tanggul jebol. Di antaranya di Grobogan, Kebumen, Cilacap dan Brebes.
Ia menjelaskan pada November 2017 lalu terjadi perubahan cuaca ekstrem, yang diakibatkan lintasan badai siklon tropis Cempaka. Lintasan badai itu menyebabkan perubahan cuaca ekstrem, sehingga sejumlah daerah terdampak.Wilayah di Jateng yang terdampak di antaranya Kabupaten Wonogiri, Klaten dan Solo Raya. Wilayah-wilayah tersebut dilaporkan terjadi angin kencang dan hujan lebat dengan intensitas tinggi, sehinga mengakibatkan bencana banjir melanda beberapa wilayah.Lebih lanjut Sarwa menjelaskan, tim BPBD yang ada di kabupaten/kota di Jateng juga diminta menyebarkan nomor telepon posko bencana kepada masyarakat. Sehingga, ketika terjadi bencana masyarakat bisa melaporkan ke petugas BPBD setempat.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler