Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Pemprov Jateng memiliki dua sungai yang menjadi kewenangan provinsi, yaitu Sungai Pemali dan Sungai Bodri Kuto. Saat ini dua sungai ini menjadi penyebab banjir, pemprov harus segera menyelesaikan perencanaan penanganan sungai secara menyeluruh,” katanya Senin (19/2/2018).

Lebih lanjut, Hadi mengatakan bahwa khusus untuk Sungai Pemali, ada 40 titik rawan tanggul jebol. Sehingga untuk jangka pendek, dia mengharapkan pemerintah harus melakukan dua hal penguatan tanggul dengan melakukan penguatan di belakang tanggul.

“Kemudian, yang kedua melakukan penguatan dinding sungai dengan pembangunan skrep maupun pemasangan bronjong. Jangka panjang normalisasi serta pelurusan alur sungai,” katanya.

Hadi berharap kejadian banjir yang diakibatkan karena tanggul Sungai Pemali jebol tidak terulang lagi. “Jangan sampai hanya dua sungai kewenangan provinsi namun jadi titik langganan banjir,”ujarnya.Sebagaimana diketahui, Sungai Pemali di Kabupaten Brebes, meluap Senin (12/2/2018). Akibatnya, sejumlah desa di sepanjang daerah aliran‎ sungai (DAS) Sungai Pemali ini terendam banjir.Banjir antara lain merendam Desa Terlangu, Pemaron, Lengkong, dan Kedungtukang Kecamatan Brebes. Selain menggenangi permukiman warga di desa-desa tersebut, air luapan sungai juga menggenangi akses jalan utama yang menghubungkan Jatibarang dan Brebes.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler