Februari Puncak Bencana di Jateng, Masyarakat Diimbau Semakin Waspada
Murianews
Jumat, 23 Februari 2018 15:39:34
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Saya turut berduka cita atas peristiwa longsor di Desa Pasir Panjang, Salem Brebes, dan kami imbau masyarakat Jateng diharapkan selalu waspada dan bekerja sama. Sebab Februari ini adalah puncak bencana dan Jateng adalah daerah rawan bencana, utamanya banjir dan tanah longsor,"katanya dalam keterangannya, Jumat (23/2/2018) di Kota Semarang.
Hadi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi bencana, utamanya longsor, karenanya adanya kemungkinan longsor susulan. ”Apalagi jika terjadi hujan, material longsor yang labil akan mudah terjadi longsor susulan,”ujar legislator Partai Keadilan Sejahtera ini.
Lebih lanjut, Hadi menyebut setidaknya ada 19 kejadian bencana alam yang terjadi di Jateng hingga Kamis (22/2/2018). Dengan rincian 9 peristiwa tanah longsor, enam kejadian puting beliung dan empat kejadian banjir.
"Bencana tersebut menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Setidaknya ada 44 rumah dan satu sekolah rusak, dua tanggul jebol dan ratusan hektar lahan terendam,"kata Hadi.
Sebagai informasi, bencana alam tanah longsor yang terjadi pada Kamis (22/2/2018) di Kecamatan Salem, Brebes menyebabkan lima orang meninggal dalam bencana longsor yang terjadi di kawasan tersebut.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyebut korban lima meninggal adalah Karsini, Sapto, Wati, Radam, dan Kiswan.
Selain korban meninggal, bencana alam ini juga mengakibatkan 15 orang hilang dan 14 orang terluka. Hingga kini, tim SAR gabungan terus melakukan evakuasi korban longsor.
- 18 Korban Longsor Salem Brebes Masih Tertimbun, Polda Kirim Brimob dan Anjing K9
- 4 Anak di Purbalingga Tewas Tertimbun Longsor Saat Pesta Sunatan
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



